ٱلنَّحْل : ١١٢

  • وَضَرَبَ dan membuat
  • ٱللَّهُ Allah
  • مَثَلٗا perumpamaan
  • قَرۡيَةٗ suatu negeri
  • كَانَتۡ adalah
  • ءَامِنَةٗ aman
  • مُّطۡمَئِنَّةٗ tenteram
  • يَأۡتِيهَا datang kepadanya
  • رِزۡقُهَا rezkinya
  • رَغَدٗا melimpah ruah
  • مِّن dari
  • كُلِّ tiap-tiap/segala
  • مَكَانٖ tempat
  • فَكَفَرَتۡ maka/tetapi mengingkari
  • بِأَنۡعُمِ dengan nikmat-nikmat
  • ٱللَّهِ Allah
  • فَأَذَٰقَهَا maka merasakannya
  • ٱللَّهُ Allah
  • لِبَاسَ pakaian (perasaan)
  • ٱلۡجُوعِ kelaparan
  • وَٱلۡخَوۡفِ dan ketakutan
  • بِمَا dengan apa/disebabkan
  • كَانُواْ adalah mereka
  • يَصۡنَعُونَ mereka perbuat
Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan (dengan) suatu negeri yang dahulunya aman lagi tenteram, rezeki datang kepadanya melimpah ruah dari segenap tempat, tetapi (penduduk)nya mengingkari nikmat-nikmat Allah, karena itu Allah menimpakan kepada mereka bencana kelaparan dan ketakutan,1 disebabkan apa yang mereka perbuat.
Catatan kaki
1 *465) Kelaparan dan ketakutan itu meliputi mereka, seperti halnya pakaian meliputi tubuh mereka.
(Dan Allah telah membuat suatu perumpamaan) kata perumpamaan ini dijelaskan oleh badalnya, yaitu (dengan sebuah negeri) yaitu Mekah, yang dimaksud adalah penduduknya (dahulunya aman) dari serbuan musuh dan tidak pernah ada kerusuhan (lagi tenteram) tidak perlu pindah karena alasan sempit atau takut (rezekinya datang kepadanya melimpah-ruah) dengan luas (dari segenap tempat, tetapi penduduknya mengingkari nikmat-nikmat Allah) disebabkan mereka mendustakan Nabi ﷺ (karena itu Allah merasakan kepada mereka pakaian kelaparan) sehingga mereka mengalami paceklik selama tujuh tahun (dan ketakutan) terhadap pasukan-pasukan tentara Nabi ﷺ (disebabkan apa yang selalu mereka perbuat).