ٱلتَّوْبَة : ١١٢

  • ٱلتَّٰٓئِبُونَ orang-orang yang bertaubat
  • ٱلۡعَٰبِدُونَ orang-orang yang beribadat
  • ٱلۡحَٰمِدُونَ orang-orang yang memuji
  • ٱلسَّٰٓئِحُونَ orang-orang yang mengembara
  • ٱلرَّـٰكِعُونَ orang-orang yang ruku'
  • ٱلسَّـٰجِدُونَ orang-orang yang sujud
  • ٱلۡأٓمِرُونَ orang-orang yang menyuruh
  • بِٱلۡمَعۡرُوفِ dengan kebaikan
  • وَٱلنَّاهُونَ dan orang-orang yang mencegah
  • عَنِ dari
  • ٱلۡمُنكَرِ kemungkaran
  • وَٱلۡحَٰفِظُونَ dan orang-orang yang memelihara
  • لِحُدُودِ bagi hukum-hukum
  • ٱللَّهِۗ Allah
  • وَبَشِّرِ dan gembirakanlah
  • ٱلۡمُؤۡمِنِينَ orang-orang mukmin
Mereka itu adalah orang-orang yang bertobat, beribadah, memuji (Allah), mengembara (demi ilmu dan agama),1 rukuk, sujud, menyuruh berbuat makruf dan mencegah dari yang mungkar dan yang memelihara hukum-hukum Allah. Dan gembirakanlah orang-orang yang beriman.
Catatan kaki
1 *380) Ada pula yang menafsirkan dengan orang yang berpuasa.
(Mereka itu adalah orang-orang yang bertobat) lafal at-taa'ibuuna dirafa'kan untuk tujuan memuji, yaitu dengan memperkirakan adanya mubtada sebelumnya; artinya mereka itu adalah orang-orang yang bertobat dari kemusyrikan dan kemunafikan (yang beribadah) orang-orang yang ikhlas karena Allah dalam beribadah (yang memuji) kepada Allah dalam semua kondisi (yang melawat) makna yang dimaksud adalah mereka selalu mengerjakan shaum/puasa (yang rukuk, yang sujud) artinya mereka adalah orang-orang yang salat (yang menyuruh berbuat makruf dan mencegah berbuat mungkar dan yang memelihara batasan-batasan Allah) yakni hukum-hukum-Nya dengan cara mengamalkannya. (Dan gembirakanlah orang-orang mukmin itu) dengan surga.