ٱلْبَقَرَة : ٦٧

  • وَإِذۡ dan ketika
  • قَالَ berkata
  • مُوسَىٰ Musa
  • لِقَوۡمِهِۦٓ kepada kaumnya
  • إِنَّ sesungguhnya
  • ٱللَّهَ Allah
  • يَأۡمُرُكُمۡ Dia menyuruh kamu
  • أَن untuk
  • تَذۡبَحُواْ kamu menyembelih
  • بَقَرَةٗۖ sapi betina
  • قَالُوٓاْ mereka berkata
  • أَتَتَّخِذُنَا apakah kamu menjadikan kami
  • هُزُوٗاۖ bahan ejekan
  • قَالَ (Musa) berkata
  • أَعُوذُ aku berlindung
  • بِٱللَّهِ kepada Allah
  • أَنۡ bahwa
  • أَكُونَ aku menjadi
  • مِنَ dari
  • ٱلۡجَٰهِلِينَ orang-orang yang jail
Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya, "Allah memerintahkan kamu agar menyembelih seekor sapi betina." Mereka bertanya, "Apakah engkau akan menjadikan kami sebagai ejekan?" 1 Dia (Musa) menjawab, "Aku berlindung kepada Allah agar tidak menjadi orang-orang yang bodoh."
Catatan kaki
1 *34) Hikmah Allah menyuruh menyembelih sapi ialah agar hilang rasa pengagungan mereka kepada patung anak sapi yang pernah mereka sembah.
(Dan) ingatlah (ketika Musa berkata kepada kaumnya,) yakni ketika ada di antara mereka itu seseorang yang terbunuh sedangkan mereka tidak tahu siapa pembunuhnya, lalu mereka minta kepada Musa untuk memohonkan kepada Allah agar Dia dapat memberitahukan siapa pembunuhnya itu. Maka dia memohon, lalu katanya, ("Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyembelih seekor sapi betina." Jawab mereka, "Apakah kamu hendak menjadikan kami sebagai bahan ejekan?") artinya suruhan kamu itu akan menyebabkan kami menjadi sasaran olok-olok dan tertawaan orang. (Jawab Musa, "Aku berlindung) maksudnya aku tidak sudi (kepada Allah) akan (menjadi golongan orang-orang yang jahil.") yang suka berolok-olok. Tatkala mereka ketahui bahwa Musa bersungguh-sungguh.