طه : ١١٤

  • فَتَعَٰلَى maka Maha Tinggi
  • ٱللَّهُ Allah
  • ٱلۡمَلِكُ Raja
  • ٱلۡحَقُّۗ sebenarnya
  • وَلَا dan jangan
  • تَعۡجَلۡ kamu tergesa-gesa
  • بِٱلۡقُرۡءَانِ dengan Al-Qur'an
  • مِن dari
  • قَبۡلِ sebelum
  • أَن bahwa
  • يُقۡضَىٰٓ diselesaikan/disempurnakan
  • إِلَيۡكَ kepadamu
  • وَحۡيُهُۥۖ mewahyukannya
  • وَقُل dan katakanlah
  • رَّبِّ ya Tuhanku
  • زِدۡنِي tambahkanlah kepadaku
  • عِلۡمٗا ilmu pengetahuan
Maka Mahatinggi Allah, Raja yang sebenar-benarnya. Dan janganlah engkau (Muhammad) tergesa-gesa (membaca) Al-Qur`an sebelum selesai diwahyukan kepadamu,1 dan katakanlah, "Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku."
Catatan kaki
1 *525) Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dilarang oleh Allah menirukan bacaan Jibril -'alaihissalām- kalimat demi kalimat sebelum Jibril -'alaihissalām- selesai membacakannya, agar Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menghafal dan memahami betul-betul ayat yang diturunkan.
(Maka Maha Tinggi Allah Raja Yang sesungguhnya) daripada apa yang dikatakan oleh orang-orang musyrik (dan janganlah kamu tergesa-gesa terhadap Al-Qur'an) sewaktu kamu membacanya (sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu) sebelum malaikat Jibril selesai menyampaikannya (dan katakanlah, "Ya Rabbku! Tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan") tentang Al-Qur'an, sehingga setiap kali diturunkan kepadanya Al-Qur'an, makin bertambah ilmu pengetahuannya.