ٱلنِّسَاء : ٤٩

  • أَلَمۡ tidaklah
  • تَرَ kamu perhatikan
  • إِلَى kepada
  • ٱلَّذِينَ orang-orang yang
  • يُزَكُّونَ (mereka) membersihkan
  • أَنفُسَهُمۚ diri mereka
  • بَلِ akan tetapi
  • ٱللَّهُ Allah
  • يُزَكِّي Dia membersihkan
  • مَن siapa
  • يَشَآءُ Dia kehendaki
  • وَلَا dan tidak
  • يُظۡلَمُونَ mereka dianiaya
  • فَتِيلًا sedikitpun
Tidakkah engkau memperhatikan orang-orang yang menganggap dirinya suci (orang Yahudi dan Nasrani)? Sebenarnya Allah menyucikan siapa yang Dia kehendaki dan mereka tidak dizalimi sedikit pun.
(Tidakkah kamu perhatikan orang-orang yang membersih-bersihkan diri mereka itu) yakni orang-orang Yahudi yang mengatakan bahwa mereka itu anak-anak Allah dan kekasih-kekasih-Nya. Jadi persoalannya kebaikan itu bukanlah dengan membersih-bersihkan diri (tetapi Allah membersihkan) artinya menyucikan (siapa yang dikehendaki-Nya) dengan keimanan (sedangkan mereka tidak dianiaya) atau dikurangi amalan mereka (sedikit pun) walau sebesar kulit buah kurma sekalipun.