ٱلْأَنْعَام : ١

  • ٱلۡحَمۡدُ segala puji
  • لِلَّهِ bagi Allah
  • ٱلَّذِي yang
  • خَلَقَ telah menciptakan
  • ٱلسَّمَٰوَٰتِ langit(jamak)
  • وَٱلۡأَرۡضَ dan bumi
  • وَجَعَلَ dan Dia telah menjadikan
  • ٱلظُّلُمَٰتِ gelap
  • وَٱلنُّورَۖ dan cahaya/terang
  • ثُمَّ kemudian
  • ٱلَّذِينَ orang-orang yang
  • كَفَرُواْ kafir/ingkar
  • بِرَبِّهِمۡ dengan Tuhan mereka
  • يَعۡدِلُونَ mereka menyamakan/mempersekutukan
Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan langit dan bumi, dan menjadikan gelap dan terang, namun demikian orang-orang kafir masih mempersekutukan Tuhan mereka dengan sesuatu.
Al-An'aam (Hewan Ternak) (Segala puji) yaitu ungkapan tentang sifat yang baik lagi tetap (bagi Allah) apakah yang dimaksud dengan pemberitaan dalam bentuk ini sebagai ungkapan rasa iman terhadap-Nya ataukah hanya sebagai panjatan puji kepada-Nya atau memang untuk maksud keduanya? Memang mengandung beberapa hipotesis akan tetapi hipotesis yang paling banyak faedahnya ialah yang ketiga, demikianlah menurut pendapat Syekh di dalam surah Al-Kahfi (Yang telah menciptakan langit dan bumi) Allah menyebutkan keduanya secara khusus mengingat keduanya adalah makhluk ciptaan Allah yang paling besar di mata orang-orang yang menyaksikannya (dan mengadakan) menjadikan (gelap dan terang) artinya setiap yang gelap dan terang; pengungkapan kata gelap dengan bentuk jamak sedangkan untuk terang tidak karena gelap itu mempunyai banyak penyebabnya. Hal ini merupakan sebagian dari bukti-bukti keesaan-Nya (namun orang-orang yang kafir) sekalipun dengan adanya bukti ini (terhadap Tuhan mereka adalah orang-orang yang mempersekutukan-Nya) mereka menyamakan selain Allah dalam hal ibadah.