ٱلْأَحْزَاب : ٣٢

  • يَٰنِسَآءَ hai isteri-isteri
  • ٱلنَّبِيِّ Nabi
  • لَسۡتُنَّ tidaklah kamu
  • كَأَحَدٖ seperti seseorang
  • مِّنَ dari
  • ٱلنِّسَآءِ wanita-wanita
  • إِنِ jika
  • ٱتَّقَيۡتُنَّۚ kamu taat/patuh
  • فَلَا maka jangan
  • تَخۡضَعۡنَ kamu tunduk
  • بِٱلۡقَوۡلِ dengan/dalam perkataan/pembicaraan
  • فَيَطۡمَعَ maka (sehingga) berkeinginan
  • ٱلَّذِي orang yang
  • فِي dalam
  • قَلۡبِهِۦ hatinya
  • مَرَضٞ penyakit
  • وَقُلۡنَ dan berkatalah
  • قَوۡلٗا perkataan
  • مَّعۡرُوفٗا yang baik
Wahai istri-istri Nabi! Kamu tidak seperti perempuan-perempuan yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kamu tunduk (melemah lembutkan suara)1 dalam berbicara sehingga bangkit nafsu orang yang ada penyakit dalam hatinya,2 dan ucapkanlah perkataan yang baik,
Catatan kaki
1 Berbicara dengan sikap yang menimbulkan orang bertindak yang tidak baik terhadap mereka. 678) Orang yang mempunyai niat berbuat serong dengan perempuan seperti melakukan zina.
(Hai istri-istri Nabi! Kamu sekalian tidaklah seperti seseorang) yakni segolongan (di antara wanita yang lain, jika kalian bertakwa) kepada Allah, karena sesungguhnya kalian adalah wanita-wanita yang agung. (Maka janganlah kalian tunduk dalam berbicara) dengan kaum laki-laki (sehingga berkeinginan orang yang ada penyakit dalam hatinya) yakni perasaan nifaq (dan ucapkanlah perkataan yang baik) dengan tanpa tunduk.