ٱلْقَصَص : ٨٥

  • إِنَّ sesungguhnya
  • ٱلَّذِي yang
  • فَرَضَ mewajibkan
  • عَلَيۡكَ atasmu
  • ٱلۡقُرۡءَانَ Al-Qur'an
  • لَرَآدُّكَ benar-benar akan mengembalikan kamu
  • إِلَىٰ kepada
  • مَعَادٖۚ tempat kembali
  • قُل katakanlah
  • رَّبِّيٓ Tuhanku
  • أَعۡلَمُ lebih mengetahui
  • مَن orang
  • جَآءَ datang
  • بِٱلۡهُدَىٰ dengan petunjuk
  • وَمَنۡ dan orang
  • هُوَ ia
  • فِي dalam
  • ضَلَٰلٖ kesesatan
  • مُّبِينٖ yang nyata
Sesungguhnya (Allah) yang mewajibkan engkau (Muhammad) untuk (melaksanakan hukum-hukum) Al-Qur`an, benar-benar akan mengembalikanmu ke tempat kembali.1 Katakanlah (Muhammad), "Tuhanku mengetahui orang yang membawa petunjuk dan orang yang berada dalam kesesatan yang nyata."
Catatan kaki
1 *617) Kota Mekkah. Inilah suatu janji dari Tuhan bahwa Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- akan kembali ke Mekkah sebagai orang yang menang, dan ini sudah terjadi pada tahun ke-delapan Hijri, pada waktu Nabi menaklukkan Mekkah. Ini merupakan suatu mukjizat bagi Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-.
(Sesungguhnya yang mewajibkan atasmu Al-Qur'an) yakni yang menurunkannya (benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali) ke Mekah, dan bahwa Nabi ﷺ telah rindu sekali kepada kota Mekah (katakanlah, "Rabbku mengetahui) tentang (orang yang membawa petunjuk dan orang yang dalam kesesatan yang nyata"). Ayat ini diturunkan sebagai jawaban atas perkataan orang-orang kafir Mekah terhadap Nabi ﷺ; mereka menuduhnya bahwa ia sesat. Makna ayat ini, dia yakni Nabi ﷺ datang dengan membawa petunjuk sedangkan mereka adalah orang-orang yang berada dalam kesesatan. Dan lafal A'lam bermakna Alimun yakni mengetahui.