ٱلْأَنْعَام : ٣٨

  • وَمَا dan tidaklah
  • مِن dari
  • دَآبَّةٖ binatang-binatang
  • فِي di
  • ٱلۡأَرۡضِ bumi
  • وَلَا dan tidak
  • طَٰٓئِرٖ burung-burung
  • يَطِيرُ yang terbang
  • بِجَنَاحَيۡهِ dengan kedua sayapnya
  • إِلَّآ kecuali/melainkan
  • أُمَمٌ ummat-ummat
  • أَمۡثَالُكُمۚ seperti kamu
  • مَّا tidaklah
  • فَرَّطۡنَا Kami alpakan
  • فِي didalam
  • ٱلۡكِتَٰبِ Al Kitab
  • مِن dari
  • شَيۡءٖۚ sesuatu
  • ثُمَّ kemudian
  • إِلَىٰ kepada
  • رَبِّهِمۡ Tuhan mereka
  • يُحۡشَرُونَ mereka akan dihimpun
Dan tidak ada seekor binatang pun yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan semuanya merupakan umat-umat (juga) seperti kamu. Tidak ada sesuatu pun yang Kami luputkan di dalam Kitab,1 kemudian kepada Tuhan mereka dikumpulkan.
Catatan kaki
1 *309) Sebagian mufasir menafsirkan Kitab itu dengan Lauh Mahfuz yang berarti bahwa nasib semua mahluk itu sudah dituliskan (ditetapkan) dalam Lauh Mahfuz. Dan ada pula yang menafsirkannya dengan Al-Qur`an, dengan arti dalam Al-Qur`anitu telah ada pokok-pokok agama, norma-norma, hukum-hukum, hikmah-hikmah dan tuntunan untuk kebahagiaan manusia di dunia dan akhirat.
(Dan tiadalah) min sebagai tambahan (binatang-binatang) yang berjalan (di muka bumi dan burung-burung yang terbang) di udara (dengan kedua sayapnya melainkan umat-umat juga seperti kamu) dalam pengaturan penciptaannya, rezeki dan sepak terjangnya. (Tiadalah Kami alpakan) Kami tinggalkan (di dalam Alkitab) yakni Lohmahfuz (tentang) sebagai tambahan (sesuatu pun) artinya Kami tidak menulisnya (kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan) kemudian Tuhan memutuskan hukum-Nya di antara mereka. Ia mengkisas si kuat yang menganiaya di lemah setelah Ia berfirman kepada mereka semua, "Jadilah kamu semua sebagai tanah!".