ٱلْمَعَارِج : ٤

  • تَعۡرُجُ naik
  • ٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ Malaikat
  • وَٱلرُّوحُ dan Roh/Jibril
  • إِلَيۡهِ kepada-Nya
  • فِي dalam
  • يَوۡمٖ sehari
  • كَانَ adalah
  • مِقۡدَارُهُۥ ukurannya/kadarnya
  • خَمۡسِينَ lima puluh
  • أَلۡفَ ribu
  • سَنَةٖ tahun
Para malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan, dalam sehari setara dengan lima puluh ribu tahun.1
Catatan kaki
1 *863) Para malaikat dan Jibril jika menghadap Tuhan memakan waktu satu hari. Apabila dilakukan oleh manusia, memakan waktu lima puluh ribu tahun.
(Naiklah) dapat dibaca ta`ruju dan ya`ruju (malaikat-malaikat dan Jibril) Malaikat Jibril (kepada-Nya) kepada tempat turun bagi perintah-Nya di langit (dalam sehari) lafal fii yaumin bertaalluq kepada lafal yang tidak disebutkan, azab menimpa orang-orang kafir pada hari kiamat (yang kadarnya lima puluh ribu tahun) ini menurut apa yang dirasakan oleh orang kafir, karena penderitaan dan kesengsaraan yang mereka temui di hari itu. Adapun orang yang beriman merasakan hal itu amat pendek, bahkan lebih pendek daripada satu kali salat fardu yang dilakukan sewaktu di dunia. Demikianlah menurut keterangan yang disebutkan di dalam hadis.