فَاطِر : ٢٢

  • وَمَا dan tidak
  • يَسۡتَوِي sama
  • ٱلۡأَحۡيَآءُ orang-orang yang hidup
  • وَلَا dan tidak
  • ٱلۡأَمۡوَٰتُۚ orang-orang yang mati
  • إِنَّ sesungguhnya
  • ٱللَّهَ Allah
  • يُسۡمِعُ menjadikan mendengar
  • مَن orang/siapa
  • يَشَآءُۖ Dia kehendaki
  • وَمَآ dan tidaklah
  • أَنتَ kamu
  • بِمُسۡمِعٖ dengan menjadikan mendengar
  • مَّن orang/siapa
  • فِي dalam
  • ٱلۡقُبُورِ kubur
dan tidak (pula) sama orang yang hidup dengan orang yang mati. Sungguh, Allah memberikan pendengaran kepada siapa yang Dia kehendaki dan engkau (Muhammad) tidak akan sanggup menjadikan orang yang di dalam kubur dapat mendengar.1
Catatan kaki
1 *710) Nabi Muhammad -'alaihiṣ ṣalātu was salām- tidak dapat memberi petunjuk kepada orang-orang musyrik yang telah mati hatinya.
(Dan tidak pula sama orang-orang yang hidup dan orang-orang yang mati) orang-orang beriman dengan orang-orang kafir; ditambahkannya lafal Laa pada ketiga ayat di atas untuk mengukuhkan makna tidak sama. (Sesungguhnya Allah memberikan pendengaran kepada siapa yang dikehendaki-Nya) untuk mendapat hidayah, karena itu tidak beriman (dan kamu sekali-kali tiada sanggup menjadikan orang yang di dalam kubur dapat mendengar) yakni orang-orang kafir; mereka diserupakan dengan orang-orang yang telah mati, maksudnya kamu tidak akan sanggup menjadikan mereka mendengar, kemudian mereka mau menerima seruanmu.