Kamu Sudah Mengakses Learn Quran Tafsir Secara Gratis

Jika kamu merasakan manfaatnya, dukung kami dengan tingkatkan ke Pro+

Anda telah mengakses lebih dari 5 ayat hari ini.

Tingkatkan ke Pro+ untuk mengakses ayat tanpa jeda dan tak terbatas setiap harinya.

Tingkatkan ke Pro+

Atau lihat iklan untuk mendapatkan akses tambahan.

Tingkatkan ke Pro+ untuk mengakses ayat tanpa jeda dan tak terbatas setiap harinya. Atau lihat iklan untuk mendapatkan akses tambahan.

Tingkatkan ke Pro+

Ayat

Terjemahan Per Kata
وَإِذَا
dan apabila
تُتۡلَىٰ
dibacakan
عَلَيۡهِ
kepadanya
ءَايَٰتُنَا
ayat-ayat Kami
وَلَّىٰ
dia berpaling
مُسۡتَكۡبِرٗا
menyombongkan diri
كَأَن
seakan-akan
لَّمۡ
tidak
يَسۡمَعۡهَا
dia mendengarnya
كَأَنَّ
seakan-akan
فِيٓ
di
أُذُنَيۡهِ
kedua telinganya
وَقۡرٗاۖ
sumbat
فَبَشِّرۡهُ
maka beri kabar gembira dia
بِعَذَابٍ
dengan azab
أَلِيمٍ
pedih
وَإِذَا
dan apabila
تُتۡلَىٰ
dibacakan
عَلَيۡهِ
kepadanya
ءَايَٰتُنَا
ayat-ayat Kami
وَلَّىٰ
dia berpaling
مُسۡتَكۡبِرٗا
menyombongkan diri
كَأَن
seakan-akan
لَّمۡ
tidak
يَسۡمَعۡهَا
dia mendengarnya
كَأَنَّ
seakan-akan
فِيٓ
di
أُذُنَيۡهِ
kedua telinganya
وَقۡرٗاۖ
sumbat
فَبَشِّرۡهُ
maka beri kabar gembira dia
بِعَذَابٍ
dengan azab
أَلِيمٍ
pedih

Terjemahan

Dan apabila dibacakan kepadanya1 ayat-ayat Kami, dia berpaling dengan menyombongkan diri seolah-olah dia belum mendengarnya, seakan-akan ada sumbatan di kedua telinganya, maka gembirakanlah dia dengan azab yang pedih.
Catatan kaki
1 *647) Kepada orang yang mempergunakan cerita kosong untuk menyesatkan manusia.

Tafsir

(Dan apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami) ayat-ayat Al-Qur'an (dia berpaling dengan menyombongkan diri) dengan rasa sombong (seolah-olah dia belum mendengarnya, seakan-akan ada sumbatan di kedua telinganya) artinya kedua telinganya tersumbat; dan kedua jumlah tasybih menjadi hal atau kata keterangan keadaan dari dhamir yang terkandung di dalam lafal walla, atau tasybih yang kedua menjadi bayan atau penjelasan bagi tasybih yang pertama (maka beri kabar gembiralah dia) beritahukanlah kepadanya (dengan azab yang pedih) azab yang menyakitkan. Disebutkannya lafal al-bisyaarah dimaksudkan sebagai tahakkum atau ejekan, dan orang yang dimaksud adalah Nadhr bin Harits. Dia datang ke negeri Al-Hairah dengan tujuan berniaga, lalu ia membeli kitab-kitab cerita orang-orang Ajam. Setelah itu ia menceritakan isinya kepada penduduk Mekah seraya mengatakan, "Sesungguhnya Muhammad telah menceritakan kepada kalian kisah-kisah kaum Ad dan kaum Tsamud, dan sekarang saya akan menceritakan kepada kalian kisah-kisah tentang kerajaan Romawi dan kerajaan Persia." Ternyata mereka menyenangi kisah Nadhr itu, karenanya mereka meninggalkan Al-Qur'an serta tidak mau mendengarkannya lagi.

Topik

×
Iklan
×
Iklan