Kamu Sudah Mengakses Learn Quran Tafsir Secara Gratis

Jika kamu merasakan manfaatnya, dukung kami dengan tingkatkan ke Pro+

Anda telah mengakses lebih dari 5 ayat hari ini.

Tingkatkan ke Pro+ untuk mengakses ayat tanpa jeda dan tak terbatas setiap harinya.

Tingkatkan ke Pro+

Atau lihat iklan untuk mendapatkan akses tambahan.

Tingkatkan ke Pro+ untuk mengakses ayat tanpa jeda dan tak terbatas setiap harinya. Atau lihat iklan untuk mendapatkan akses tambahan.

Tingkatkan ke Pro+

Ayat

Terjemahan Per Kata
قَالَتۡ
berkata
إِحۡدَىٰهُمَا
salah seorang dari keduanya
يَٰٓأَبَتِ
wahai ayahku
ٱسۡتَـٔۡجِرۡهُۖ
ambillah upahan dia (sebagai buruh)
إِنَّ
sesungguhnya
خَيۡرَ
lebih baik
مَنِ
orang
ٱسۡتَـٔۡجَرۡتَ
engkau ambil upahan (sebagai buruh)
ٱلۡقَوِيُّ
yang kuat
ٱلۡأَمِينُ
dapat dipercaya
قَالَتۡ
berkata
إِحۡدَىٰهُمَا
salah seorang dari keduanya
يَٰٓأَبَتِ
wahai ayahku
ٱسۡتَـٔۡجِرۡهُۖ
ambillah upahan dia (sebagai buruh)
إِنَّ
sesungguhnya
خَيۡرَ
lebih baik
مَنِ
orang
ٱسۡتَـٔۡجَرۡتَ
engkau ambil upahan (sebagai buruh)
ٱلۡقَوِيُّ
yang kuat
ٱلۡأَمِينُ
dapat dipercaya

Terjemahan

Dan salah seorang dari kedua (perempuan) itu berkata, "Wahai ayahku! Jadikanlah dia sebagai pekerja (pada kita), sesungguhnya orang paling baik yang engkau ambil sebagai pekerja (pada kita) ialah orang yang kuat dan dapat dipercaya."

Tafsir

(Salah seorang dari kedua wanita itu berkata) yakni wanita yang disuruh menjemput Nabi Musa yaitu yang paling besar atau yang paling kecil ("Ya bapakku! Ambillah dia sebagai orang yang bekerja pada kita) sebagai pekerja kita, khusus untuk menggembalakan kambing milik kita, sebagai ganti kami (karena sesungguhnya orang yang paling baik yang kamu ambil untuk bekerja pada kita ialah orang yang kuat lagi dapat dipercaya") maksudnya, jadikanlah ia pekerja padanya, karena dia adalah orang yang kuat lagi dapat dipercaya. Lalu Nabi Syuaib bertanya kepada anaknya tentang Nabi Musa. Wanita itu menceritakan kepada bapaknya semua apa yang telah dilakukan oleh Nabi Musa, mulai dari mengangkat bata penutup sumur, juga tentang perkataannya, "Berjalanlah di belakangku". Setelah Nabi Syuaib mengetahui melalui cerita putrinya bahwa ketika putrinya datang menjemput Nabi Musa, Nabi Musa menundukkan pandangan matanya, hal ini merupakan pertanda bahwa Nabi Musa jatuh cinta kepada putrinya, maka Nabi Syuaib bermaksud mengawinkan keduanya.

Topik

×
Iklan
×
Iklan