ٱلْأَنْبِيَاء : ٢٥

  • وَمَآ dan Kami
  • أَرۡسَلۡنَا tidak mengutus
  • مِن dari
  • قَبۡلِكَ sebelum kamu
  • مِن dari
  • رَّسُولٍ seorang Rasul
  • إِلَّا melainkan
  • نُوحِيٓ Kami wahyukan
  • إِلَيۡهِ kepadanya
  • أَنَّهُۥ bahwasanya
  • لَآ tidak ada
  • إِلَٰهَ tuhan
  • إِلَّآ melainkan
  • أَنَا۠ Aku
  • فَٱعۡبُدُونِ maka sembahlah Aku
Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum engkau (Muhammad), melainkan Kami wahyukan kepadanya, "bahwa tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Aku, maka sembahlah Aku!"
(Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan) dalam satu qiraat lafal Nuuhii dibaca Yuuhaa (kepadanya, "Bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Aku, maka sembahlah Aku olehmu sekalian") artinya tauhidkanlah atau esakanlah Aku.