Yunus: 100

Ayat

Terjemahan Per Kata
وَمَا
dan tidak
كَانَ
ada
لِنَفۡسٍ
bagi seseorang
أَن
untuk
تُؤۡمِنَ
dia beriman
إِلَّا
kecuali
بِإِذۡنِ
dengan izin
ٱللَّهِۚ
Allah
وَيَجۡعَلُ
dan (Allah) jadikan/timpakan
ٱلرِّجۡسَ
siksaan/kemurkaan
عَلَى
atas
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
لَا
tidak
يَعۡقِلُونَ
(mereka) menggunakan akal

Terjemahan

Tidak seorang pun akan beriman, kecuali dengan izin Allah dan Dia menimpakan azab kepada orang-orang yang tidak mau mengerti.

Tafsir

Tafsir Surat Yunus: 99-100 Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya? Dan tidak ada seorang pun akan beriman kecuali dengan izin Allah; dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya. Ayat 99 Firman Allah ﷻ: “Dan jikalau Tuhanmu menghendaki.” (Yunus: 99) hai Muhammad, niscaya Dia mengizinkan seluruh penduduk bumi untuk beriman kepada apa yang disampaikan olehmu kepada mereka, lalu mereka beriman semuanya. Akan tetapi, hanya Allah-lah yang mengetahui hikmah dalam semua apa yang dilakukan-Nya. Pengertiannya semakna dengan ayat lain yang disebutkan melalui firman-Nya: “Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat, kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat Tuhanmu (keputusan-Nya) telah ditetapkan; sesungguhnya Aku akan memenuhi neraka Jahanam dengan jin dan manusia (yang durhaka) semuanya.” (Hud: 118-119) “Maka tidakkah orang-orang yang beriman itu mengetahui bahwa seandainya Allah menghendaki (semua manusia beriman), tentu Allah memberi petunjuk kepada manusia semuanya.” (Ar-Ra'd: 31) Karena itulah dalam ayat (surat) ini disebutkan oleh firman-Nya: “Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia.” (Yunus: 99) Yakni kamu paksa dan kamu tindas mereka. “Supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya.” (Yunus: 99) Tidak ada hak bagimu melakukan hal itu, dan hal itu bukanlah diserahkan kepadamu melainkan hanya kepada Allah. Sama halnya dengan firman-firman Allah ﷻ berikut ini: “Dia menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya dan menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya, maka janganlah dirimu binasa karena sedih terhadap mereka.” (Fathir: 8) “Bukanlah kewajibanmu menjadikan mereka mendapat petunjuk tetapi Allah-lah yang memberi petunjuk (memberi taufik) siapa yang dikehendaki-Nya.” (Al-Baqarah: 272) “Boleh jadi kamu (Muhammad) membinasakan dirimu, karena mereka tidak beriman.” (Asy-Syu'ara: 3) “Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu sukai.” (Al-Qashash: 56) “Karena sesungguhnya tugasmu hanya menyampaikan saja, sedangkan Kamilah yang menghisab amalan mereka.” (Ar-Ra'd: 40) “Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan, kamu bukanlah orang yang berkuasa atas mereka.” (Al-Gasyiyah: 21-22) Dan masih banyak ayat-ayat lainnya yang menunjukkan bahwa Allah ﷻ Maha Melakukan segala apa yang dikehendaki-Nya, Yang menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya, Yang menyesatkan siapa yang dikehendaki-Nya, disebabkan pengetahuan, hikmah, dan keadilan-Nya. “Dan tidak ada seorang pun akan beriman kecuali dengan izin Allah; dan Allah menimpakan kemurkaan.” (Yunus: 100) Yang dimaksud dengan ar-raijs ialah kerusakan dan kesesatan. “Kepada orang-orang yang tidak mempergunakan akalnya.” (Yunus: 100) Yakni tidak mempergunakan akalnya untuk memikirkan hujah-hujah dan dalil-dalil Allah. Allah Maha Adil dalam melakukan hal tersebut, yaitu dalam memberi petunjuk kepada orang yang ditunjuki-Nya dan menyesatkan orang yang disesatkan-Nya.

Yunus: 100

×
×
Bantu Learn Quran Tafsir
untuk
Terus Hidup Memberi Manfaat