ٱلطَّارِق ١٢
- وَٱلۡأَرۡضِ dan bumi
- ذَاتِ mempunyai
- ٱلصَّدۡعِ tumbuh-tumbuhan
dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan,
(Dan demi bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan) maksudnya retak-retak karena daripadanya keluar tumbuh-tumbuhan.
Tafsir Surat Ath-Thariq: 11-17
Demi langit yang mengandung hujan. Dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan. Sesungguhnya Al-Qur'an itu benar-benar firman yang memisahkan antara yang benar dan yang salah, dan sekali-kali bukanlah ia senda gurau. Sesungguhnya orang-orang kafir itu merencanakan tipu daya yang jahat. Dan Aku pun membuat rencana (tipu daya) yang jitu. Karena itu beri tangguhlah orang-orang kafir itu; beri tangguhlah mereka itu sebentar.
Ayat 11
Ibnu Abbas mengatakan bahwa yang dimaksud dengan ar-raj'u ialah hujan, dan diriwayatkan pula darinya bahwa yang dimaksud adalah awan yang mengandung air hujan. Menurut riwayat lain yang juga bersumber darinya, sehubungan dengan makna firman-Nya: “Demi langit yang mengandung hujan.” (Ath-Thariq: 11) Yakni menurunkan hujan, kemudian menurunkan hujannya lagi. Qatadah mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah yang memberikan rezeki kepada hamba-hamba setiap tahunnya; seandainya tidak demikian, niscaya binasalah mereka dan juga hewan ternak mereka. Ibnu Zaid mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah bintang-bintangnya, mataharinya, dan rembulannya kembali datang dari arah ini.
Ayat 12
“Dan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan.” (Ath-Thariq: 12)
Ibnu Abbas mengatakan bahwa makna yang dimaksud ialah terbelahnya bumi mengeluarkan tetumbuhannya. Hal yang sama dikatakan oleh Sa'id ibnu Jubair, Ikrimah, Abu Malik, Adh-Dhahhak, Al-Hasan, Qatadah, As-Suddi, dan selain mereka yang bukan hanya seorang.
Ayat 13
Firman Allah ﷻ: “Sesungguhnya Al-Qur'an itu benar-benar firman yang memisahkan antara yang benar dan yang salah.” (Ath-Thariq: 13)
Ibnu Abbas mengatakan, faslun artinya yang hak atau yang benar. Hal yang sama dikatakan oleh Qatadah, sedangkan yang lain mengatakan hukum yang adil.
Ayat 14
“Dan sekali-kali bukanlah ia senda gurau.” (Ath-Thariq: 14)
Bahkan Al-Qur'an itu sungguhan dan benar.
Ayat 15
Kemudian Allah menceritakan perihal orang-orang kafir, bahwa mereka mendustakan Al-Qur'an dan menghalang-halangi manusia dari mengikuti jalannya. Untuk itu Allah ﷻ berfirman:
“Sesungguhnya orang-orang kafir itu merencanakan tipu daya yang jahat.” (Ath-Thariq: 15)
Mereka membuat tipu daya dalam seruannya kepada manusia untuk mengelabui mereka agar menentang Al-Qur'an.
Ayat 17
Kemudian disebutkan dalam firman berikutnya: “Karena itu, beri tangguhlah orang-orang kafir itu.” (Ath-Thariq: 17)
Berilah mereka masa tangguh dan janganlah kamu tergesa-gesa terhadap mereka.
“Beri tangguhlah mereka itu sebentar.” (Ath-Thariq: 17)
Maksudnya, waktu sebentar. Maka kelak kamu akan menyaksikan apa yang bakal menimpa mereka, yaitu azab, pembalasan, dan hukuman serta kehancuran. Semakna dengan apa yang disebutkan oleh firman-Nya dalam ayat lain: “Kami biarkan mereka bersenang-senang sebentar, kemudian Kami paksa mereka (masuk) ke dalam azab yang keras.” (Luqman: 24)
Demikianlah akhir tafsir surat Ath-Thariq dengan mengucapkan puji dan syukur kepada Allah ﷻ atas segala karunia-Nya.
11-12. Demi langit yang mengandung hujan yang turun kembali ke bumi. Dengan hujan bumi yang tandus menjadi subur. Inilah salah satu bukti kasih sayang Allah kepada makhluk-Nya. Dan demi bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan. Benih yang tersiram hujan akan mulai tumbuh dan menembus permukaan tanah untuk berkembang. Banyaknya tumbuhan dan pepohonan mendatangkan manfaat yang besar bagi makhluk hidup lainnya. 13. Sungguh, Al-Qur'an yang didustakan oleh kaum kafir itu benar-benar firman yang menjadi pemisah antara perkara hak dan batil. Sulit bagi manusia untuk membedakan keduanya tanpa tuntunan Al-Qur'an. Al-Qur'an menjadi salah satu bukti kasih sayang Allah karena menjadi penerang jalan hidup dan pemberi solusi bagi persoalan manusia.
Allah bersumpah dengan bumi yang mempunyai tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan yang sangat diperlukan untuk kehidupan manusia dan binatang ternak mereka.
Belum tersedia. Dibutuhkan biaya untuk menambahkan tafsir ini.
Belum tersedia. Dibutuhkan biaya untuk menambahkan tafsir ini.
Belum tersedia. Dibutuhkan biaya untuk menambahkan tafsir ini.
Belum tersedia. Dibutuhkan biaya untuk menambahkan tafsir ini.
Belum tersedia. Dibutuhkan biaya untuk menambahkan tafsir ini.
Ayat 11
“Demi langit yang menurunkan hujan." (ayat 11)
Di dalam ayat ini terdapat kata-kata Raj'i yang diartikan hujan. Padahal asal maknanya ialah kembali, seperti di ayat 8 tadi terdapat kata Raj'i dengan makna kembali! Mengapa Raj'i artinya di sini jadi hujan? Sebab hujan itu memang air dari bumi juga, mulanya menguap naik ke langit, jadi awan berkumpul dan turun kembali ke bumi, setelah menguap lagi naik kembali ke langit dan turun kembali ke bumi. Demikian terus-menerus, naik kembali, turun kembali.
Ayat 12
“Demi bumi yang menimbulkan tumbuh-tumbuhan." (ayat 12)
Dan kamu hai insan, hanyalah karena belas kasihan Allah yang mengatur pertalian langit dan bumi itu. Kalau kamu perhatikan itu, niscaya kamu akan insaf di mana letakmu dalam alam ini?
Ayat 13
“Sesungguhnya dia adalah kata yang tegas jitu." (ayat 13)
Tegas keluarnya dan jitu maksudnya, tiada tendeng aling-aling, sehingga jelaslah menjadi fasih, tampak pemisah di antara yang hak dengan yang batil.
Ayat 14
“Dan bukanlah dia suatu olok-olok." (ayat 14)
Itulah kata Al-Qur'an tegas dan jitu sehingga bila “ketukpalunya" telah kedengaran, tidak ada suara lain lagi.
Ayat 15
“Sesungguhnya mereka membuat dalih, sebenarnya dalih." (ayat 15)
Membuat tipu hendak mengelak, dengan sebenar tipu.
Ayat 16
“Dan Aku pun membuat dalih, sebenarnya dalih." (ayat 16)
Dengan segenap daya upaya, orang kafir itu hendak mendalih menipu Allah, namun yang tertipu bukanlah Dia, melainkan diri mereka sendiri.
Ayat 17
“Maka perlambat-lambatlah bagi orang-orang yang kafir itu."
Lambat akan datang pembalasan atau adzab.
“Aku pun memperlambat-lambatnya pula, sebentar." (ujung ayat 17)
Mereka sangka perlambatan itu akan lama, padahal hanya sebentar.
Swearing to the Truthfulness of the Qur'an and the Failure of Those Who oppose it
وَالسَّمَاء ذَاتِ الرَّجْعِ
By the sky (having rain clouds) which gives rain, again and again.
Ibn Abbas said, Ar-raj` means rain.
It has also been narrated from him that he said,
It means the clouds that contain rain.
He also said,
وَالسَّمَأءِ ذَاتِ الرَّجْعِ
(By the sky (having rain clouds) which gives rain, again and again.
This means that it rains and then it rains (again).
Qatadah said,
It returns the sustenance of the servants (creatures) every year. Were it not for this, they would all be destroyed and so would their cattle.
وَالاْاَرْضِ ذَاتِ الصَّدْعِ
And the earth which splits.
Ibn Abbas said, Splitting to bring forth plant growths.
This was also said by Sa`id bin Jubayr, `Ikrimah, Abu Malik, Ad-Dahhak, Al-Hasan, Qatadah, As-Suddi and others.
Concerning Allah's statement,
إِنَّهُ لَقَوْلٌ فَصْلٌ
Verily, this is the Word that separates.
Ibn `Abbas said (Fasl is), True.
Qatadah also said the same.
Someone else said, A just ruling.
وَمَا هُوَ بِالْهَزْلِ
And it is not a thing for amusement.
meaning, rather it is serious and true.
Then Allah informs about the disbelievers saying that they reject Him and hinder others from His path. Allah says,
إِنَّهُمْ يَكِيدُونَ كَيْدًا
Verily, they are but plotting a plot.
meaning, they plot against the people in their calling them to oppose the Qur'an.
وَأَكِيدُ كَيْدًا
And I am planning a plan.
Then Allah says
فَمَهِّلِ الْكَافِرِينَ
So, give a respite to the disbelievers;
meaning, wait for them and do not be in haste concerning them.
أَمْهِلْهُمْ رُوَيْدًا
deal gently with them for a while.
meaning, a little while.
This means that you will see what befalls them of torment, punishment and destruction.
This is as Allah says,
نُمَتِّعُهُمْ قَلِيلً ثُمَّ نَضْطَرُّهُمْ إِلَى عَذَابٍ غَلِيظٍ
We let them enjoy for a little while, then in the end We shall oblige them to (enter) a great torment. (31:24)
This is the end of the Tafsir Surah At-Tariq, and unto Allah is all praise and thanks.
and [by] the earth of fissures, splitting with [the growth of] vegetation,
Not yet available. It requires resources to add this interpretation.