ٱلتَّغَابُن : ١٤

  • يَٰٓأَيُّهَا wahai
  • ٱلَّذِينَ orang-orang yang
  • ءَامَنُوٓاْ beriman
  • إِنَّ sesungguhnya
  • مِنۡ dari
  • أَزۡوَٰجِكُمۡ isteri-isterimu
  • وَأَوۡلَٰدِكُمۡ dan anak-anakmu
  • عَدُوّٗا musuh
  • لَّكُمۡ bagi kalian
  • فَٱحۡذَرُوهُمۡۚ maka berhati-hatilah kepada mereka
  • وَإِن dan jika
  • تَعۡفُواْ kamu memaafkan
  • وَتَصۡفَحُواْ dan kamu berhati lapang
  • وَتَغۡفِرُواْ dan kamu mengampuni
  • فَإِنَّ maka sesungguhnya
  • ٱللَّهَ Allah
  • غَفُورٞ Maha Pengampun
  • رَّحِيمٌ Maha Penyayang
Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya di antara istri-istrimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu,1 maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka; dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
Catatan kaki
1 *844) Kadang-kadang istri atau anak dapat menjerumuskan suami atau bapaknya untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang tidak dibenarkan oleh agama.
(Hai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya di antara istri-istri kalian dan anak-anak kalian ada yang menjadi musuh bagi kalian, maka berhati-hatilah kalian) janganlah kalian menaati mereka sehingga menyebabkan kalian ketinggalan tidak mau melakukan perbuatan yang baik, seperti berjihad dan berhijrah. Karena sesungguhnya latar belakang turunnya ayat ini adalah karena menaatinya (dan jika kalian meaafkan) mereka yang telah memperlambat kalian untuk melakukan perbuatan-perbuatan yang baik, karena alasan bahwa mereka merasa berat berpisah dengan kalian (dan tidak memarahi serta mengampuni, mereka, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang).