Kamu Sudah Mengakses Learn Quran Tafsir Secara Gratis

Jika kamu merasakan manfaatnya, dukung kami dengan tingkatkan ke Pro+

Anda telah mengakses lebih dari 5 ayat hari ini.

Tingkatkan ke Pro+ untuk mengakses ayat tanpa jeda dan tak terbatas setiap harinya.

Tingkatkan ke Pro+

Atau lihat iklan untuk mendapatkan akses tambahan.

Tingkatkan ke Pro+ untuk mengakses ayat tanpa jeda dan tak terbatas setiap harinya. Atau lihat iklan untuk mendapatkan akses tambahan.

Tingkatkan ke Pro+

Ayat

Terjemahan Per Kata
فَٱنطَلَقَا
maka keduanya pergi/berjalan
حَتَّىٰٓ
sehingga
إِذَا
tatkala
لَقِيَا
keduanya bertemu
غُلَٰمٗا
anak muda
فَقَتَلَهُۥ
maka (Khaidir) membunuhnya
قَالَ
(Musa) berkata
أَقَتَلۡتَ
mengapa kamu membunuhnya
نَفۡسٗا
jiwa/orang
زَكِيَّةَۢ
suci/bersih
بِغَيۡرِ
dengan tidak
نَفۡسٖ
jiwa/orang
لَّقَدۡ
sesungguhnya
جِئۡتَ
kamu mendatangkan
شَيۡـٔٗا
sesuatu
نُّكۡرٗا
mungkar
فَٱنطَلَقَا
maka keduanya pergi/berjalan
حَتَّىٰٓ
sehingga
إِذَا
tatkala
لَقِيَا
keduanya bertemu
غُلَٰمٗا
anak muda
فَقَتَلَهُۥ
maka (Khaidir) membunuhnya
قَالَ
(Musa) berkata
أَقَتَلۡتَ
mengapa kamu membunuhnya
نَفۡسٗا
jiwa/orang
زَكِيَّةَۢ
suci/bersih
بِغَيۡرِ
dengan tidak
نَفۡسٖ
jiwa/orang
لَّقَدۡ
sesungguhnya
جِئۡتَ
kamu mendatangkan
شَيۡـٔٗا
sesuatu
نُّكۡرٗا
mungkar

Terjemahan

Maka berjalanlah keduanya; hingga ketika keduanya berjumpa dengan seorang anak muda, maka dia membunuhnya. Dia (Musa) berkata, "Mengapa engkau bunuh jiwa yang bersih, bukan karena dia membunuh orang lain? Sungguh, engkau telah melakukan sesuatu yang sangat mungkar."

Tafsir

(Maka berjalanlah keduanya) sesudah keduanya keluar dari perahu (hingga tatkala keduanya berjumpa dengan seorang pemuda) yang masih belum mencapai usia balig, sedang bermain-main bersama dengan teman-temannya, dia adalah anak yang paling cakap parasnya di antara mereka (maka Khidhir membunuhnya) dengan cara menyembelihnya dengan memakai pisau besar, atau mencabut kepalanya dengan tangannya, atau memukulkan kepala anak muda itu ke tembok. Mengenai caranya banyak pendapat yang berbeda. Dalam ayat ini didatangkan huruf Fa 'Athifah, karena pembunuhan itu terjadi langsung sesudah bertemu. Jawabnya Idzaa adalah pada ayat berikutnya yaitu; (Berkatalah ia) yakni Nabi Musa, ("Mengapa kamu bunuh jiwa yang bersih) jiwa yang masih belum berdosa karena belum mencapai usia taklif. Dan menurut suatu qiraat lafal Zakiyyatan dibaca Zakiyatan (bukan karena dia membunuh orang lain?) dia tidak membunuh orang lain. (Sesungguhnya kamu telah melakukan suatu yang mungkar)." Lafal Nukran dapat pula dibaca Nukuran, artinya sesuatu hal yang mungkar.

Topik

×
Iklan
×
Iklan