Kamu Sudah Mengakses Learn Quran Tafsir Secara Gratis

Jika kamu merasakan manfaatnya, dukung kami dengan tingkatkan ke Pro+

Anda telah mengakses lebih dari 5 ayat hari ini.

Tingkatkan ke Pro+ untuk mengakses ayat tanpa jeda dan tak terbatas setiap harinya.

Tingkatkan ke Pro+

Atau lihat iklan untuk mendapatkan akses tambahan.

Tingkatkan ke Pro+ untuk mengakses ayat tanpa jeda dan tak terbatas setiap harinya. Atau lihat iklan untuk mendapatkan akses tambahan.

Tingkatkan ke Pro+

Ayat

Terjemahan Per Kata
قَالَ
(bujangnya) berkata
أَرَءَيۡتَ
tahukah kamu
إِذۡ
tatkala
أَوَيۡنَآ
kita mencari tempat berlindung
إِلَى
di/atas
ٱلصَّخۡرَةِ
batu
فَإِنِّي
maka sesungguhnya aku
نَسِيتُ
aku telah lupa
ٱلۡحُوتَ
ikan
وَمَآ
dan tidak
أَنسَىٰنِيهُ
aku melupakannya
إِلَّا
kecuali
ٱلشَّيۡطَٰنُ
syaitan
أَنۡ
untuk
أَذۡكُرَهُۥۚ
aku mengingatnya
وَٱتَّخَذَ
dan (ikan itu) mengambil
سَبِيلَهُۥ
jalannya
فِي
di
ٱلۡبَحۡرِ
lautan
عَجَبٗا
aneh
قَالَ
(bujangnya) berkata
أَرَءَيۡتَ
tahukah kamu
إِذۡ
tatkala
أَوَيۡنَآ
kita mencari tempat berlindung
إِلَى
di/atas
ٱلصَّخۡرَةِ
batu
فَإِنِّي
maka sesungguhnya aku
نَسِيتُ
aku telah lupa
ٱلۡحُوتَ
ikan
وَمَآ
dan tidak
أَنسَىٰنِيهُ
aku melupakannya
إِلَّا
kecuali
ٱلشَّيۡطَٰنُ
syaitan
أَنۡ
untuk
أَذۡكُرَهُۥۚ
aku mengingatnya
وَٱتَّخَذَ
dan (ikan itu) mengambil
سَبِيلَهُۥ
jalannya
فِي
di
ٱلۡبَحۡرِ
lautan
عَجَبٗا
aneh

Terjemahan

Dia (pembantunya) menjawab, "Tahukah engkau ketika kita mencari tempat berlindung di batu tadi, maka aku lupa (menceritakan tentang) ikan itu dan tidak ada yang membuat aku lupa untuk mengingatnya kecuali setan, dan (ikan) itu mengambil jalannya ke laut dengan cara yang aneh sekali."

Tafsir

(Muridnya menjawab, "Tahukah kamu) ingatkah kamu (tatkala kita mencari tempat berlindung di batu tadi) yakni di tempat tersebut (maka sesungguhnya aku lupa ikan itu dan tidak adalah yang melupakan aku kecuali setan) kemudian Dhamir Ha pada ayat ini dijelaskan oleh ayat berikutnya, yaitu (untuk mengingatnya) lafal ayat ini menjadi Badal Isytimal, artinya setan telah melupakan aku untuk mengingatnya (dan ia mengambil) yakni ikan itu (akan jalannya di laut dengan cara yang aneh sekali.)" Lafal 'Ajaban menjadi Maf'ul Tsani, artinya, Nabi Musa dan muridnya merasa heran terhadap perihal ikan itu sebagaimana yang telah disebutkan di atas tadi.

Topik

×
Iklan
×
Iklan