Profil Nur Fajri Romadhon
Nur Fajri Romadhon adalah seorang hafizh dengan keterampilan dan pengetahuan yang luar biasa dalam bidang bacaan Al-Quran, tafsir, dan hukum Islam. Ia merupakan Wakil Sekretaris Komisi Metodologi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, anggota komisi Fatwa MUI Jakarta, wakil ketua Majelis Tarjih & Tajdid Muhammadiyah Provinsi DKI Jakarta, direktur BISA.id, serta peneliti di Lembaga Kajian Islam dan Hukum Islam Universitas Indonesia.
Pendidikan formal keislaman beliau diperoleh pada program sarjana jurusan Ilmu Syari’ah di Al-Imam Muhammad ibn Saud Islamic University dan program magister jurusan Studi Peradilan di King Abdulaziz University. Secara informal, ia mengembara menuntut ilmu di Mekkah, Madinah, Jeddah, Riyadh, Buraidah, ‘Unaizah, Islamabad, Perlis, Selangor, dan berbagai tempat di Indonesia pula. Kini ia pun menempuh kembali jenjang sarjana jurusan Ilmu Hukum di Universitas Indonesia.
Selain menghafal beberapa mutun (buku-buku kecil sebagai abstraksi ilmu-ilmu Islam tertentu) ia juga memiliki sanad (sertifikasi) Qiraa-at Al ‘Asyr (semua 10 cara membaca Al-Quran) yang rantai terpendeknya adalah 29 orang antara dia dan Nabi Muhammad SAW, buku-buku hadis utama dan buku-buku lainnya. Ia juga pernah ikut serta dalam program pelatihan kepemimpinan di Amerika Serikat dan pertukaran pemuda di Australia.
Di samping menerjemahkan beberapa kitab berbahasa Arab, di antara buku yang pernah ia tulis ialah Quran Mapping terbitan Aqwam (2024), Ādābu Thālibil ‘Ilm (2018), Naskh dalam Al-Qur’an (2019), Sepurnama Bersama Al-Qur’an (2022), Al-Muntaqal Musfir (2023), As-Silsilatudz Dzahabiyyah fī Natsrir Raḥabiyyah (2023), Al-Bulghah As-Sābighah fī ‘Ulūmil Balāghah (2023), Al-Khayzurān fī ‘Ulūmil Qur-ān (2024), Asy-Syajarun Nāmī fī Tārīkhit Tasyrī’il Islāmiyy (2024), juga menaḥqīq matan ‘Ilmut Tafsīr dari Nuqāyatul ‘Ulūm karya Al-Ḥāfidzh As-Suyūthiyy (2023), menjadi editor buku Rekonstruksi Nalar terhadap Isu-Isu Timur Tengah terbitan LIPI (2021), serta menjadi co-writer pada buku 80% Kosakata Al-Qur’an terbitan BISA (2017), Fiqh Perempuan Berkemajuan (2024), dan Menafsir Ulang Problem Gender, Difabel, dan Inklusi Sosial (2025) -keduanya terbitan Suara Aisyiyah-.
Ia memainkan peran penting di Learn Quran sebagai Direktur Syariah yang secara aktif memberi nasihat tentang pengembangan konten Learn Quran Tafsir & Quran Mushaf, serta sebagai narator Learn Quran Tajwid.

