Ayat

Terjemahan Per Kata
يَـٰٓأَيُّهَا
wahai
ٱلنَّاسُ
manusia
إِن
jika
كُنتُمۡ
kalian adalah
فِي
dalam
رَيۡبٖ
keraguan
مِّنَ
dari/tentang
ٱلۡبَعۡثِ
kebangkitan
فَإِنَّا
maka sesungguhnya Kami
خَلَقۡنَٰكُم
Kami telah menciptakan kamu
مِّن
dari
تُرَابٖ
tanah
ثُمَّ
kemudian
مِن
dari
نُّطۡفَةٖ
setetes mani
ثُمَّ
kemudian
مِنۡ
dari
عَلَقَةٖ
segumpal darah
ثُمَّ
kemudian
مِن
dari
مُّضۡغَةٖ
sepotong daging
مُّخَلَّقَةٖ
(sempurna) kejadiannya
وَغَيۡرِ
dan tidak
مُخَلَّقَةٖ
(sempurna) kejadiannya
لِّنُبَيِّنَ
Karena Kami hendak menjelaskannya
لَكُمۡۚ
bagi kalian
وَنُقِرُّ
dan Kami tetapkan
فِي
dalam
ٱلۡأَرۡحَامِ
rahim
مَا
apa yang
نَشَآءُ
Kami kehendaki
إِلَىٰٓ
sampai
أَجَلٖ
waktu
مُّسَمّٗى
ditentukan
ثُمَّ
kemudian
نُخۡرِجُكُمۡ
Kami keluarkan kamu
طِفۡلٗا
anak kecil (bayi)
ثُمَّ
kemudian
لِتَبۡلُغُوٓاْ
agar kamu sampai
أَشُدَّكُمۡۖ
sangatmu/kedewasaan
وَمِنكُم
dan diantara kamu
مَّن
orang
يُتَوَفَّىٰ
diwafatkan ia
وَمِنكُم
dan diantara kamu
مَّن
orang
يُرَدُّ
dikembalikan (dipanjangkan)
إِلَىٰٓ
sampai
أَرۡذَلِ
hina (pikun)
ٱلۡعُمُرِ
umur
لِكَيۡلَا
supaya/hingga tidak
يَعۡلَمَ
ia mengetahui
مِنۢ
dari
بَعۡدِ
sesudah
عِلۡمٖ
mengetahui
شَيۡـٔٗاۚ
sesuatu/sedikitpun
وَتَرَى
dan kamu lihat
ٱلۡأَرۡضَ
bumi
هَامِدَةٗ
kering
فَإِذَآ
maka apabila
أَنزَلۡنَا
Kami turunkan
عَلَيۡهَا
atasnya
ٱلۡمَآءَ
air
ٱهۡتَزَّتۡ
ia bergerak/hidup
وَرَبَتۡ
dan suburlah ia
وَأَنۢبَتَتۡ
dan ia menumbuhkan
مِن
dari
كُلِّ
tiap-tiap/macam-macam
زَوۡجِۭ
jodoh/jenis
بَهِيجٖ
indah
يَـٰٓأَيُّهَا
wahai
ٱلنَّاسُ
manusia
إِن
jika
كُنتُمۡ
kalian adalah
فِي
dalam
رَيۡبٖ
keraguan
مِّنَ
dari/tentang
ٱلۡبَعۡثِ
kebangkitan
فَإِنَّا
maka sesungguhnya Kami
خَلَقۡنَٰكُم
Kami telah menciptakan kamu
مِّن
dari
تُرَابٖ
tanah
ثُمَّ
kemudian
مِن
dari
نُّطۡفَةٖ
setetes mani
ثُمَّ
kemudian
مِنۡ
dari
عَلَقَةٖ
segumpal darah
ثُمَّ
kemudian
مِن
dari
مُّضۡغَةٖ
sepotong daging
مُّخَلَّقَةٖ
(sempurna) kejadiannya
وَغَيۡرِ
dan tidak
مُخَلَّقَةٖ
(sempurna) kejadiannya
لِّنُبَيِّنَ
Karena Kami hendak menjelaskannya
لَكُمۡۚ
bagi kalian
وَنُقِرُّ
dan Kami tetapkan
فِي
dalam
ٱلۡأَرۡحَامِ
rahim
مَا
apa yang
نَشَآءُ
Kami kehendaki
إِلَىٰٓ
sampai
أَجَلٖ
waktu
مُّسَمّٗى
ditentukan
ثُمَّ
kemudian
نُخۡرِجُكُمۡ
Kami keluarkan kamu
طِفۡلٗا
anak kecil (bayi)
ثُمَّ
kemudian
لِتَبۡلُغُوٓاْ
agar kamu sampai
أَشُدَّكُمۡۖ
sangatmu/kedewasaan
وَمِنكُم
dan diantara kamu
مَّن
orang
يُتَوَفَّىٰ
diwafatkan ia
وَمِنكُم
dan diantara kamu
مَّن
orang
يُرَدُّ
dikembalikan (dipanjangkan)
إِلَىٰٓ
sampai
أَرۡذَلِ
hina (pikun)
ٱلۡعُمُرِ
umur
لِكَيۡلَا
supaya/hingga tidak
يَعۡلَمَ
ia mengetahui
مِنۢ
dari
بَعۡدِ
sesudah
عِلۡمٖ
mengetahui
شَيۡـٔٗاۚ
sesuatu/sedikitpun
وَتَرَى
dan kamu lihat
ٱلۡأَرۡضَ
bumi
هَامِدَةٗ
kering
فَإِذَآ
maka apabila
أَنزَلۡنَا
Kami turunkan
عَلَيۡهَا
atasnya
ٱلۡمَآءَ
air
ٱهۡتَزَّتۡ
ia bergerak/hidup
وَرَبَتۡ
dan suburlah ia
وَأَنۢبَتَتۡ
dan ia menumbuhkan
مِن
dari
كُلِّ
tiap-tiap/macam-macam
زَوۡجِۭ
jodoh/jenis
بَهِيجٖ
indah

Terjemahan

Wahai manusia, jika kamu meragukan (hari) kebangkitan, sesungguhnya Kami telah menciptakan (orang tua) kamu (Nabi Adam) dari tanah, kemudian (kamu sebagai keturunannya Kami ciptakan) dari setetes mani, lalu segumpal darah, lalu segumpal daging, baik kejadiannya sempurna maupun tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepadamu (tanda kekuasaan Kami dalam penciptaan). Kami tetapkan dalam rahim apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan. Kemudian, Kami mengeluarkanmu sebagai bayi, lalu (Kami memeliharamu) hingga kamu mencapai usia dewasa. Di antara kamu ada yang diwafatkan dan (ada pula) yang dikembalikan ke umur yang sangat tua sehingga dia tidak mengetahui lagi sesuatu yang pernah diketahuinya (pikun). Kamu lihat bumi itu kering. Jika Kami turunkan air (hujan) di atasnya, ia pun hidup dan menjadi subur serta menumbuhkan berbagai jenis (tetumbuhan) yang indah.

Tafsir

(Hai manusia) yakni penduduk Mekah (jika kalian dalam keraguan) kalian meragukan (tentang hari berbangkit, sesungguhnya Kami telah menciptakan kalian) bapak moyang kalian, yaitu Adam (dari tanah, kemudian) Kami ciptakan anak cucunya (dari setetes nuthfah) air mani (kemudian dari segumpal darah) darah yang kental (kemudian dari segumpal daging) daging yang besarnya sekepal tangan (yang sempurna kejadiannya) telah diberi bentuk berupa makhluk yang sempurna (dan yang tidak sempurna) masih belum sempurna bentuknya (agar Kami jelaskan kepada kalian) kemahasempurnaan kekuasaan Kami, yaitu supaya kalian dapat mengambil kesimpulan daripadanya, bahwa Allah yang memulai penciptaan dapat mengembalikan ciptaan itu kepada asalnya. (Dan Kami tetapkan) kalimat ayat ini merupakan kalimat baru (di dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan) hingga ia keluar (kemudian Kami keluarkan kalian) dari perut ibu-ibu kalian (sebagai bayi) lafal Thiflan sekalipun berbentuk tunggal tetapi makna yang dimaksud adalah jamak (kemudian) Kami memberi kalian umur secara berangsur-angsur (hingga sampailah kalian kepada kedewasaan) dewasa dan kuat, yaitu di antara umur tiga puluh tahun sampai empat puluh tahun (dan di antara kalian ada yang diwafatkan) yakni mati sebelum mencapai usia dewasa (dan ada pula di antara kalian yang dipanjangkan umurnya sampai pikun) amat tua sehingga menjadi pikun (supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatu pun yang dahulunya telah diketahuinya). Sehubungan dengan hal ini Ikrimah mengatakan, "Barang siapa yang biasa membaca Al-Qur'an, niscaya ia tidak akan mengalami nasib yang demikian itu, yakni terlalu tua dan pikun." (Dan kalian lihat bumi ini kering) gersang (kemudian apabila telah Kami turunkan air atasnya, hiduplah bumi itu) menjadi hidup (dan suburlah ia) hidup dengan suburnya (serta dapat menumbuhkan) huruf Min adalah huruf Zaidah (berbagai macam tumbuh-tumbuhan) beraneka ragam tumbuhan (yang indah) yakni yang baik.

Topik