Ayat

Terjemahan Per Kata
وَقَرۡنَ
dan hendaklah kamu tetap
فِي
dalam
بُيُوتِكُنَّ
rumahmu
وَلَا
dan jangan
تَبَرَّجۡنَ
kamu berhias
تَبَرُّجَ
perhiasan
ٱلۡجَٰهِلِيَّةِ
orang-orang jahiliyah
ٱلۡأُولَىٰۖ
pertama/dahulu
وَأَقِمۡنَ
dan dirikanlah
ٱلصَّلَوٰةَ
sholat
وَءَاتِينَ
dan tunaikanlah
ٱلزَّكَوٰةَ
zakat
وَأَطِعۡنَ
dan taatilah
ٱللَّهَ
Allah
وَرَسُولَهُۥٓۚ
dan rasul-Nya
إِنَّمَا
sesungguhnya
يُرِيدُ
menghendaki/bermaksud
ٱللَّهُ
Allah
لِيُذۡهِبَ
Dia hendak menghilangkan
عَنكُمُ
dari kalian
ٱلرِّجۡسَ
kotoran/dosa
أَهۡلَ
ahli/penghuni
ٱلۡبَيۡتِ
keluarga
وَيُطَهِّرَكُمۡ
dan Dia akan mensucikan kamu
تَطۡهِيرٗا
sesuci-sucinya
وَقَرۡنَ
dan hendaklah kamu tetap
فِي
dalam
بُيُوتِكُنَّ
rumahmu
وَلَا
dan jangan
تَبَرَّجۡنَ
kamu berhias
تَبَرُّجَ
perhiasan
ٱلۡجَٰهِلِيَّةِ
orang-orang jahiliyah
ٱلۡأُولَىٰۖ
pertama/dahulu
وَأَقِمۡنَ
dan dirikanlah
ٱلصَّلَوٰةَ
sholat
وَءَاتِينَ
dan tunaikanlah
ٱلزَّكَوٰةَ
zakat
وَأَطِعۡنَ
dan taatilah
ٱللَّهَ
Allah
وَرَسُولَهُۥٓۚ
dan rasul-Nya
إِنَّمَا
sesungguhnya
يُرِيدُ
menghendaki/bermaksud
ٱللَّهُ
Allah
لِيُذۡهِبَ
Dia hendak menghilangkan
عَنكُمُ
dari kalian
ٱلرِّجۡسَ
kotoran/dosa
أَهۡلَ
ahli/penghuni
ٱلۡبَيۡتِ
keluarga
وَيُطَهِّرَكُمۡ
dan Dia akan mensucikan kamu
تَطۡهِيرٗا
sesuci-sucinya

Terjemahan

Tetaplah (tinggal) di rumah-rumahmu dan janganlah berhias (dan bertingkah laku) seperti orang-orang jahiliah dahulu. Tegakkanlah salat, tunaikanlah zakat, serta taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah hanya hendak menghilangkan dosa darimu, wahai ahlulbait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.

Tafsir

(Dan hendaklah kalian tetap) dapat dibaca Qirna dan Qarna (di rumah kalian) lafal Qarna pada asalnya adalah Aqrarna atau Aqrirna, yang diambil dari kata Qararta atau Qarirta. Kemudian harakat Ra dipindahkan kepada Qaf, selanjutnya huruf Ra dan hamzah Washalnya dibuang sehingga jadilah, Qarna atau Qirna (dan janganlah kalian berhias) asalnya berbunyi Tatabarrajna kemudian salah satu huruf Ta dibuang sehingga jadilah Tabarrajna (sebagaimana orang-orang jahiliah yang dahulu) sebagaimana berhiasnya orang-orang sebelum Islam, yaitu kaum wanita selalu menampakkan kecantikan mereka kepada kaum lelaki. Adapun yang diperbolehkan oleh Islam adalah sebagaimana yang disebutkan di dalam firman-Nya, ".. dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa tampak daripadanya." (Q.S. An-Nur, 31). (dan dirikanlah salat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kalian) yakni dosa-dosa, hai (ahlul bait) yakni istri-istri Nabi saw. (dan membersihkan kalian) daripada dosa-dosa itu (sebersih-bersihnya.).

Topik