ٱلْجُمُعَة : ١

  • يُسَبِّحُ bertasbih
  • لِلَّهِ kepada Allah
  • مَا apa
  • فِي pada
  • ٱلسَّمَٰوَٰتِ langit(jamak)
  • وَمَا dan apa
  • فِي pada
  • ٱلۡأَرۡضِ bumi
  • ٱلۡمَلِكِ Raja
  • ٱلۡقُدُّوسِ Maha Suci
  • ٱلۡعَزِيزِ Maha Perkasa
  • ٱلۡحَكِيمِ Maha Bijaksana
Apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi senantiasa bertasbih kepada Allah. Maharaja, Yang Mahasuci, Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
Al-Jumu'ah (Hari Jumat) (Telah bertasbih kepada Allah) telah memahasucikan-Nya; huruf lam yang terdapat pada lafal lillaahi adalah huruf zaidah (apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi) pemakaian lafal maa di sini karena memprioritaskan yang mayoritas (Raja, Yang Maha Suci) yakni Maha Suci dari sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya (Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana) di dalam kerajaan dan dalam perbuatan-Nya.