Kamu Sudah Mengakses Learn Quran Tafsir Secara Gratis

Jika kamu merasakan manfaatnya, dukung kami dengan tingkatkan ke Pro+

Anda telah mengakses lebih dari 5 ayat hari ini.

Tingkatkan ke Pro+ untuk mengakses ayat tanpa jeda dan tak terbatas setiap harinya.

Tingkatkan ke Pro+

Atau lihat iklan untuk mendapatkan akses tambahan.

Tingkatkan ke Pro+ untuk mengakses ayat tanpa jeda dan tak terbatas setiap harinya. Atau lihat iklan untuk mendapatkan akses tambahan.

Tingkatkan ke Pro+

Ayat

Terjemahan Per Kata
وَإِذۡ
apabila
قَالَ
berkata
مُوسَىٰ
Musa
لِقَوۡمِهِۦ
kepada kaumnya
يَٰقَوۡمِ
wahai kaumku
لِمَ
mengapa
تُؤۡذُونَنِي
kamu menyakiti aku
وَقَد
dan sesungguhnya
تَّعۡلَمُونَ
(kalian) mengetahui
أَنِّي
sesungguhnya aku
رَسُولُ
rasul/utusan
ٱللَّهِ
Allah
إِلَيۡكُمۡۖ
kepadamu
فَلَمَّا
maka tatkala
زَاغُوٓاْ
mereka berpaling
أَزَاغَ
memalingkan
ٱللَّهُ
Allah
قُلُوبَهُمۡۚ
hati mereka
وَٱللَّهُ
dan Allah
لَا
tidak
يَهۡدِي
menunjukkan
ٱلۡقَوۡمَ
kaum
ٱلۡفَٰسِقِينَ
orang-orang yang fasik
وَإِذۡ
apabila
قَالَ
berkata
مُوسَىٰ
Musa
لِقَوۡمِهِۦ
kepada kaumnya
يَٰقَوۡمِ
wahai kaumku
لِمَ
mengapa
تُؤۡذُونَنِي
kamu menyakiti aku
وَقَد
dan sesungguhnya
تَّعۡلَمُونَ
(kalian) mengetahui
أَنِّي
sesungguhnya aku
رَسُولُ
rasul/utusan
ٱللَّهِ
Allah
إِلَيۡكُمۡۖ
kepadamu
فَلَمَّا
maka tatkala
زَاغُوٓاْ
mereka berpaling
أَزَاغَ
memalingkan
ٱللَّهُ
Allah
قُلُوبَهُمۡۚ
hati mereka
وَٱللَّهُ
dan Allah
لَا
tidak
يَهۡدِي
menunjukkan
ٱلۡقَوۡمَ
kaum
ٱلۡفَٰسِقِينَ
orang-orang yang fasik

Terjemahan

Dan (ingatlah) ketika Musa berkata kepada kaumnya, "Wahai kaumku! Mengapa kamu menyakitiku, padahal kamu sungguh mengetahui bahwa sesungguhnya aku utusan Allah kepadamu?" Maka ketika mereka berpaling (dari kebenaran), Allah memalingkan hati mereka.1 Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang fasik.
Catatan kaki
1 *841) Karena mereka berpaling dari kebenaran, maka Allah membiarkan sesat hati mereka sehingga mereka bertambah jauh dari kebenaran.

Tafsir

(Dan) ingatlah (ketika Musa berkata kepada kaumnya, "Hai kaumku! Mengapa kalian menyakitiku?) mereka mengatakan bahwa Nabi Musa itu orang yang besar buah pelirnya atau berpenyakit burut, padahal kenyataannya tidaklah demikian, dan mereka pun mendustakannya (padahal sesungguhnya) lafal qad di sini menunjukkan makna tahqiq (kalian mengetahui, bahwa aku adalah utusan Allah kepada kalian.") Kalimat wa qad ta`lamuuna dan seterusnya berkedudukan menjadi hal atau kata keterangan keadaan. Dan seorang yang menjadi rasul itu seharusnya kalian hormati. (Maka tatkala mereka berpaling) maksudnya menyimpang dari kebenaran, karena mereka telah menyakitinya (Allah memalingkan hati mereka) dari jalan petunjuk, sesuai dengan apa yang telah ditetapkan-Nya di zaman azali (dan Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang fasik) yakni orang-orang yang kafir, menurut ilmu dan pengetahuan-Nya.

Topik

×
Iklan
×
Iklan