Ayat

Terjemahan Per Kata
يُنَادُونَهُمۡ
(orang-orang munafik) memanggil mereka
أَلَمۡ
tidaklah
نَكُن
adalah kami
مَّعَكُمۡۖ
bersamamu
قَالُواْ
dan berkata
بَلَىٰ
ya benar
وَلَٰكِنَّكُمۡ
tetapi kamu
فَتَنتُمۡ
kamu telah membinasakan
أَنفُسَكُمۡ
diri kalian sendiri
وَتَرَبَّصۡتُمۡ
dan kamu menunggu-nunggu
وَٱرۡتَبۡتُمۡ
dan kamu ragu-ragu
وَغَرَّتۡكُمُ
dan menipu kamu
ٱلۡأَمَانِيُّ
angan-angan kosong
حَتَّىٰ
sehingga
جَآءَ
datang
أَمۡرُ
ketetapan
ٱللَّهِ
Allah
وَغَرَّكُم
menipu kamu
بِٱللَّهِ
terhadap Allah
ٱلۡغَرُورُ
para penipu
يُنَادُونَهُمۡ
(orang-orang munafik) memanggil mereka
أَلَمۡ
tidaklah
نَكُن
adalah kami
مَّعَكُمۡۖ
bersamamu
قَالُواْ
dan berkata
بَلَىٰ
ya benar
وَلَٰكِنَّكُمۡ
tetapi kamu
فَتَنتُمۡ
kamu telah membinasakan
أَنفُسَكُمۡ
diri kalian sendiri
وَتَرَبَّصۡتُمۡ
dan kamu menunggu-nunggu
وَٱرۡتَبۡتُمۡ
dan kamu ragu-ragu
وَغَرَّتۡكُمُ
dan menipu kamu
ٱلۡأَمَانِيُّ
angan-angan kosong
حَتَّىٰ
sehingga
جَآءَ
datang
أَمۡرُ
ketetapan
ٱللَّهِ
Allah
وَغَرَّكُم
menipu kamu
بِٱللَّهِ
terhadap Allah
ٱلۡغَرُورُ
para penipu

Terjemahan

Orang-orang (munafik) memanggil mereka (orang-orang beriman), “Bukankah kami dahulu bersama kamu?” Mereka menjawab, “Benar, tetapi kamu mencelakakan dirimu sendiri (dengan kemunafikan), menunggu-nunggu (kebinasaan kami), meragukan (ajaran Islam), dan ditipu oleh angan-angan kosong sampai datang ketetapan Allah. (Setan) penipu memperdayakanmu (sehingga kamu lalai) terhadap Allah.

Tafsir

(Orang-orang munafik itu memanggil mereka orang-orang mukmin, "Bukankah kami dahulu bersama-sama kalian?") dalam ketaatan kepada Allah. (mereka menjawab, "Benar, tetapi kalian mencelakakan diri kalian sendiri) disebabkan kemunafikan kalian (dan kalian selalu mengincar) kehancuran orang-orang mukmin (dan kalian ragu-ragu) masih ragu terhadap agama Islam (serta kalian ditipu oleh angan-angan kosong) yakni ketamakan (sehingga datanglah ketetapan Allah) yaitu kematian (dan kalian telah ditipu terhadap Allah oleh yang amat penipu) yakni oleh setan.

Topik

×
Home Learn Quran Tafsir
×
Home Learn Quran Tafsir