ٱلزُّخْرُف : ١٨

  • أَوَمَن ataukah orang
  • يُنَشَّؤُاْ dibesarkan
  • فِي dalam
  • ٱلۡحِلۡيَةِ perhiasan
  • وَهُوَ dan dia
  • فِي dalam
  • ٱلۡخِصَامِ terang
  • غَيۡرُ tidak
  • مُبِينٖ nyata
Dan apakah patut (menjadi anak Allah) orang yang dibesarkan sebagai perhiasan sedang dia tidak mampu memberi alasan yang tegas dan jelas dalam pertengkaran.1
Catatan kaki
1 *782) Ayat ini menggambarkan keadaan perempuan Arab pada waktu Al-Qur`an diturunkan. Mereka tidak diberi kesempatan dalam pendidikan, sehingga kurang kecerdasannya dan hanya dijadikan perhiasan saja. Perempuan tidak mampu bersikap tegas, berani dan jelas menyampaikan kehendaknya untuk memperoleh kemenangan.
(Dan apakah patut) Hamzah atau kata tanya di sini mengandung pengertian ingkar, sedangkan Wawu 'Athafnya menunjukkan 'Athaf jumlah kepada jumlah yang lain. Maksudnya, apakah patut mereka menjadikan bagi Allah (orang yang dibesarkan dalam perhiasan) maksudnya selalu berhias diri (sedangkan dia tidak dapat memberi alasan yang terang dalam pertengkaran) tidak pernah menang di dalam adu argumentasi karena kelemahan akalnya sebagai perempuan.