Kamu Sudah Mengakses Learn Quran Tafsir Secara Gratis

Jika kamu merasakan manfaatnya, dukung kami dengan tingkatkan ke Pro+

Anda telah mengakses lebih dari 5 ayat hari ini.

Tingkatkan ke Pro+ untuk mengakses ayat tanpa jeda dan tak terbatas setiap harinya.

Tingkatkan ke Pro+

Atau lihat iklan untuk mendapatkan akses tambahan.

Tingkatkan ke Pro+ untuk mengakses ayat tanpa jeda dan tak terbatas setiap harinya. Atau lihat iklan untuk mendapatkan akses tambahan.

Tingkatkan ke Pro+

Ayat

Terjemahan Per Kata
وَإِذَا
dan apabila
كُنتَ
adalah kamu
فِيهِمۡ
di dalam/di tengah mereka
فَأَقَمۡتَ
maka/lalu kamu mendirikan
لَهُمُ
bagi/bersama mereka
ٱلصَّلَوٰةَ
sholat
فَلۡتَقُمۡ
maka hendaklah berdiri
طَآئِفَةٞ
segolongan
مِّنۡهُم
dari mereka
مَّعَكَ
bersama kamu
وَلۡيَأۡخُذُوٓاْ
dan hendaklah mereka menyandang
أَسۡلِحَتَهُمۡۖ
senjata mereka
فَإِذَا
maka apabila
سَجَدُواْ
mereka telah sujud
فَلۡيَكُونُواْ
maka hendaklah mereka
مِن
dari/di
وَرَآئِكُمۡ
belakangmu
وَلۡتَأۡتِ
dan hendaklah datang
طَآئِفَةٌ
segolongan
أُخۡرَىٰ
yang lain
لَمۡ
tidak
يُصَلُّواْ
sholat
فَلۡيُصَلُّواْ
maka sholatlah mereka
مَعَكَ
bersama kamu
وَلۡيَأۡخُذُواْ
dan hendaklah
حِذۡرَهُمۡ
kewaspadaan mereka
وَأَسۡلِحَتَهُمۡۗ
dan senjata mereka
وَدَّ
ingin
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
كَفَرُواْ
kafir/ingkar
لَوۡ
sekiranya
تَغۡفُلُونَ
kamu lengah
عَنۡ
dari
أَسۡلِحَتِكُمۡ
senjatamu
وَأَمۡتِعَتِكُمۡ
dan harta bendamu
فَيَمِيلُونَ
maka mereka akan menyerbu
عَلَيۡكُم
atas kalian
مَّيۡلَةٗ
serbuan
وَٰحِدَةٗۚ
satu/sekaligus
وَلَا
dan tidak
جُنَاحَ
berdosa
عَلَيۡكُمۡ
atas kalian
إِن
jika
كَانَ
adalah
بِكُمۡ
dengan/untuk kalian
أَذٗى
kesusahan
مِّن
dari
مَّطَرٍ
hujan
أَوۡ
atau
كُنتُم
kalian adalah
مَّرۡضَىٰٓ
sakit
أَن
akan
تَضَعُوٓاْ
meletakkan
أَسۡلِحَتَكُمۡۖ
senjatamu
وَخُذُواْ
dan ambillah
حِذۡرَكُمۡۗ
kewaspadaanmu
إِنَّ
sesungguhnya
ٱللَّهَ
Allah
أَعَدَّ
Dia menyediakan
لِلۡكَٰفِرِينَ
bagi orang-orang kafir
عَذَابٗا
siksa
مُّهِينٗا
menghinakan
وَإِذَا
dan apabila
كُنتَ
adalah kamu
فِيهِمۡ
di dalam/di tengah mereka
فَأَقَمۡتَ
maka/lalu kamu mendirikan
لَهُمُ
bagi/bersama mereka
ٱلصَّلَوٰةَ
sholat
فَلۡتَقُمۡ
maka hendaklah berdiri
طَآئِفَةٞ
segolongan
مِّنۡهُم
dari mereka
مَّعَكَ
bersama kamu
وَلۡيَأۡخُذُوٓاْ
dan hendaklah mereka menyandang
أَسۡلِحَتَهُمۡۖ
senjata mereka
فَإِذَا
maka apabila
سَجَدُواْ
mereka telah sujud
فَلۡيَكُونُواْ
maka hendaklah mereka
مِن
dari/di
وَرَآئِكُمۡ
belakangmu
وَلۡتَأۡتِ
dan hendaklah datang
طَآئِفَةٌ
segolongan
أُخۡرَىٰ
yang lain
لَمۡ
tidak
يُصَلُّواْ
sholat
فَلۡيُصَلُّواْ
maka sholatlah mereka
مَعَكَ
bersama kamu
وَلۡيَأۡخُذُواْ
dan hendaklah
حِذۡرَهُمۡ
kewaspadaan mereka
وَأَسۡلِحَتَهُمۡۗ
dan senjata mereka
وَدَّ
ingin
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
كَفَرُواْ
kafir/ingkar
لَوۡ
sekiranya
تَغۡفُلُونَ
kamu lengah
عَنۡ
dari
أَسۡلِحَتِكُمۡ
senjatamu
وَأَمۡتِعَتِكُمۡ
dan harta bendamu
فَيَمِيلُونَ
maka mereka akan menyerbu
عَلَيۡكُم
atas kalian
مَّيۡلَةٗ
serbuan
وَٰحِدَةٗۚ
satu/sekaligus
وَلَا
dan tidak
جُنَاحَ
berdosa
عَلَيۡكُمۡ
atas kalian
إِن
jika
كَانَ
adalah
بِكُمۡ
dengan/untuk kalian
أَذٗى
kesusahan
مِّن
dari
مَّطَرٍ
hujan
أَوۡ
atau
كُنتُم
kalian adalah
مَّرۡضَىٰٓ
sakit
أَن
akan
تَضَعُوٓاْ
meletakkan
أَسۡلِحَتَكُمۡۖ
senjatamu
وَخُذُواْ
dan ambillah
حِذۡرَكُمۡۗ
kewaspadaanmu
إِنَّ
sesungguhnya
ٱللَّهَ
Allah
أَعَدَّ
Dia menyediakan
لِلۡكَٰفِرِينَ
bagi orang-orang kafir
عَذَابٗا
siksa
مُّهِينٗا
menghinakan

Terjemahan

Dan apabila engkau (Muhammad) berada di tengah-tengah mereka (sahabatmu) lalu engkau hendak melaksanakan salat bersama-sama mereka, maka hendaklah segolongan dari mereka berdiri (salat) bersamamu dan menyandang senjata mereka, kemudian apabila mereka (yang salat bersamamu) sujud (telah menyempurnakan satu rakaat),1 maka hendaklah mereka pindah dari belakangmu (untuk menghadapi musuh) dan hendaklah datang golongan yang lain yang belum salat, lalu mereka salat denganmu,2 dan hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata mereka. Orang-orang kafir ingin agar kamu lengah terhadap senjatamu dan harta bendamu, lalu mereka menyerbu kamu sekaligus. Dan tidak mengapa kamu meletakkan senjata-senjatamu, jika kamu mendapat suatu kesusahan karena hujan atau karena kamu sakit, dan bersiapsiagalah kamu.3 Sungguh, Allah telah menyediakan azab yang menghinakan bagi orang-orang kafir.
Catatan kaki
1 Menurut sebagian besar mufasir bila telah selesai satu rakaat, maka diselesaikan satu rakaat lagi sendiri, dan Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- duduk menunggu kelompok yang kedua. 220) Rakaat yang pertama, sedang rakaat kedua mereka selesaikan sendiri pula dan mereka mengakhiri salat bersama-sama Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. 221) Cara salat Khauf seperti tersebut pada ayat 102 ini dilakukan dalam keadaaan yang masih mungkin mengerjakannya. Apabila keadaan tidak memungkinkan, maka salat itu dikerjakan sebisanya, walaupun dengan mengucapkan tasbih saja.

Tafsir

(Dan apabila kamu) hai Muhammad, hadir (di tengah-tengah mereka) sedangkan kamu khawatir terhadap musuh (lalu kamu hendak mendirikan salat bersama mereka) ini berlaku menurut kebiasaan Al-Qur'an dalam pola pembicaraan sehingga dengan demikian mafhumnya tidak berlaku (maka hendaklah segolongan dari mereka berdiri, salat, bersamamu) sedangkan golongan lainnya mengundurkan diri (dan hendaklah mereka mengambil) artinya golongan yang berdiri salat bersamamu tadi (senjata-senjata mereka) bersama mereka. (Dan apabila mereka sujud) artinya telah menyelesaikan salat satu rakaat (maka hendaklah mereka) yakni rombongan yang pertama tadi (pergi ke belakangmu) untuk menjaga musuh sampai salat selesai (dan hendaklah datang golongan yang kedua yang belum salat lalu salat bersamamu dan hendaklah mereka bersikap waspada dan membawa senjata mereka) bersama mereka sampai mereka menyelesaikan salat itu. Dan hal ini pernah dilakukan Nabi ﷺ di lembah Nakhl, diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. (Orang-orang kafir ingin agar kamu lengah) di waktu kamu mengerjakan salat (terhadap senjata dan harta bendamu lalu mereka menyerbu kamu sekaligus) yakni dengan menyerang dan menawan kamu. Inilah yang menjadi sebab kenapa kamu disuruh membawa senjata. (Dan tak ada salahnya bagimu meletakkan senjata-senjatamu kalau kamu mendapat gangguan dari hujan atau kamu dalam keadaan sakit) sehingga kamu tidak membawanya. Ini menunjukkan wajibnya membawa senjata di kala tak ada halangan, dan merupakan salah satu di antara kedua pendapat Syafii. Sedangkan pendapatnya yang kedua bahwa ini hanyalah sunah dan merupakan pendapat yang lebih kuat. (Dan hendaklah kamu bersikap waspada) terhadap musuh; artinya selalulah dalam keadaan siap siaga menghadapi serangannya. (Sesungguhnya Allah telah menyediakan bagi orang-orang kafir itu siksa yang menghinakan.).

Topik

×
Iklan
×
Iklan