ٱلزُّمَر : ١٥

  • فَٱعۡبُدُواْ maka sembahlah olehmu
  • مَا apa
  • شِئۡتُم kalian kehendaki
  • مِّن dari
  • دُونِهِۦۗ selain Dia
  • قُلۡ katakanlah
  • إِنَّ sesungguhnya
  • ٱلۡخَٰسِرِينَ orang-orang yang merugi
  • ٱلَّذِينَ orang-orang yang
  • خَسِرُوٓاْ (mereka) merugikan
  • أَنفُسَهُمۡ diri mereka
  • وَأَهۡلِيهِمۡ dan keluarga mereka
  • يَوۡمَ hari
  • ٱلۡقِيَٰمَةِۗ kiamat
  • أَلَا ingatlah
  • ذَٰلِكَ demikan itu
  • هُوَ dia/hal itu
  • ٱلۡخُسۡرَانُ kerugian
  • ٱلۡمُبِينُ nyata
Maka sembahlah selain Dia sesukamu! (wahai orang-orang musyrik).1 Katakanlah, "Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari Kiamat." Ingatlah! Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.
Catatan kaki
1 *760) Perintah ini bukanlah menurut arti yang sebenarnya, tetapi sebagai pernyataan kemurkaan Allah terhadap kaum musyrikin yang telah berkali-kali diajak kepada Tauhid tetapi mereka selalu ingkar.
(Maka sembahlah oleh kalian apa yang kalian kehendaki selain Dia) selain-Nya. Di dalam ungkapan ayat ini terkandung makna ancaman bagi orang-orang musyrik dan sekaligus sebagai pemberitahuan, bahwa mereka tidak menyembah Allah ﷻ (Katakanlah, "Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari kiamat") karena mereka akan menjadi penghuni neraka yang abadi, dan karena mereka tidak memperoleh bidadari-bidadari yang disediakan buat mereka, jika mereka beriman.- (Ingatlah yang demikian itu adalah kerugian yang nyata) jelas sekali ruginya.