سَبَأ : ٥٢

  • وَقَالُوٓاْ dan mereka berkata
  • ءَامَنَّا kami beriman
  • بِهِۦ kepada-Nya (Allah)
  • وَأَنَّىٰ dan bagaimana
  • لَهُمُ bagi mereka
  • ٱلتَّنَاوُشُ mencapai
  • مِن dari
  • مَّكَانِ tempat
  • بَعِيدٖ yang jauh
Dan (ketika) mereka berkata, "Kami beriman kepada-Nya." Namun bagaimana mereka dapat mencapai (keimanan) dari tempat yang jauh?1
Catatan kaki
1 *705) Setelah mereka melihat bagaimana dahsyatnya azab pada hari Kiamat, maka mereka baru mau beriman kepada Allah dan Rasul-Nya padahal tempat beriman itu sudah jauh yaitu di dunia.
(Dan di waktu itu mereka berkata, "Kami beriman kepada-Nya) yakni kepada Nabi Muhammad, atau kepada Al-Qur'an (bagaimanakah mereka dapat mencapai) meraih keimanan; dapat dibaca Tanaawusy atau huruf Wau diganti menjadi Hamzah, sehingga bacaannya menjadi Tanaa-usy maksudnya amat mustahillah mereka dapat mencapai keimanan (dari tempat yang jauh itu") dari tempatnya yang sekarang, karena mereka sekarang berada di alam akhirat dan tempat keimanan itu ada di dunia.