لُقْمَان : ٣٢

  • وَإِذَا dan apabila
  • غَشِيَهُم menimpa mereka
  • مَّوۡجٞ gelombang
  • كَٱلظُّلَلِ seperti naungan/gunung
  • دَعَوُاْ mereka menyeru
  • ٱللَّهَ Allah
  • مُخۡلِصِينَ dengan ikhlas
  • لَهُ kepada-Nya
  • ٱلدِّينَ agama/ketaatan
  • فَلَمَّا maka tatkala
  • نَجَّىٰهُمۡ Dia meneyelamatkan mereka
  • إِلَى sampai
  • ٱلۡبَرِّ di daratan
  • فَمِنۡهُم maka diantara mereka
  • مُّقۡتَصِدٞۚ berlaku tengah-tengah
  • وَمَا dan tidak
  • يَجۡحَدُ mengingkari
  • بِـَٔايَٰتِنَآ pada ayat-ayat Kami
  • إِلَّا kecuali
  • كُلُّ tiap-tiap
  • خَتَّارٖ orang yang tidak setia
  • كَفُورٖ orang yang ingkar
Dan apabila mereka digulung ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan tulus ikhlas beragama kepada-Nya. Tetapi ketika Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus.1 Adapun yang mengingkari ayat-ayat Kami hanyalah pengkhianat yang tidak berterima kasih.
Catatan kaki
1 *652) Jalan yang lurus ialah mengakui keesaan Allah.
(Dan apabila mereka tertutup) yakni orang-orang kafir itu oleh (ombak yang besar seperti gunung) bagaikan bukit besarnya, hingga menutupi apa yang ada di bawahnya (mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya) mereka berdoa hanya kepada-Nya, semoga Dia menyelamatkan mereka dari amukan gelombang itu. (Maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan pertengahan) yakni pertengahan antara ingkar dan iman, dan sebagian di antara mereka ada yang masih tetap pada kekafirannya. (Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami) yang antara lain ialah diselamatkannya mereka dari amukan gelombang (selain orang-orang yang tidak setia) yaitu pengkhianat (lagi ingkar) kepada nikmat-nikmat Allah ﷻ