Kamu Sudah Mengakses Learn Quran Tafsir Secara Gratis

Jika kamu merasakan manfaatnya, dukung kami dengan tingkatkan ke Pro+

Anda telah mengakses lebih dari 5 ayat hari ini.

Tingkatkan ke Pro+ untuk mengakses ayat tanpa jeda dan tak terbatas setiap harinya.

Tingkatkan ke Pro+

Atau lihat iklan untuk mendapatkan akses tambahan.

Tingkatkan ke Pro+ untuk mengakses ayat tanpa jeda dan tak terbatas setiap harinya. Atau lihat iklan untuk mendapatkan akses tambahan.

Tingkatkan ke Pro+

Ayat

Terjemahan Per Kata
وَلَقَدۡ
dan sesungguhnya
ءَاتَيۡنَا
Kami telah memberikan
لُقۡمَٰنَ
Luqmân
ٱلۡحِكۡمَةَ
hikmah
أَنِ
agar
ٱشۡكُرۡ
bersyukur
لِلَّهِۚ
kepada Allah
وَمَن
dan barang siapa
يَشۡكُرۡ
bersyukur
فَإِنَّمَا
maka sesungguhnya hanyalah
يَشۡكُرُ
ia bersyukur
لِنَفۡسِهِۦۖ
untuk dirinya sendiri
وَمَن
dan barang siapa yang
كَفَرَ
ingkar
فَإِنَّ
maka sesungguhnya
ٱللَّهَ
Allah
غَنِيٌّ
Maha Kaya
حَمِيدٞ
Maha Terpuji
وَلَقَدۡ
dan sesungguhnya
ءَاتَيۡنَا
Kami telah memberikan
لُقۡمَٰنَ
Luqmân
ٱلۡحِكۡمَةَ
hikmah
أَنِ
agar
ٱشۡكُرۡ
bersyukur
لِلَّهِۚ
kepada Allah
وَمَن
dan barang siapa
يَشۡكُرۡ
bersyukur
فَإِنَّمَا
maka sesungguhnya hanyalah
يَشۡكُرُ
ia bersyukur
لِنَفۡسِهِۦۖ
untuk dirinya sendiri
وَمَن
dan barang siapa yang
كَفَرَ
ingkar
فَإِنَّ
maka sesungguhnya
ٱللَّهَ
Allah
غَنِيٌّ
Maha Kaya
حَمِيدٞ
Maha Terpuji

Terjemahan

Dan sungguh, telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu, "Bersyukurlah kepada Allah! Dan barangsiapa bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa tidak bersyukur (kufur), maka sesungguhnya Allah Mahakaya, Maha Terpuji."

Tafsir

(Dan sesungguhnya telah Kami berikan kepada Luqman hikmah) antara lain ilmu, agama dan tepat pembicaraannya, dan kata-kata mutiara yang diucapkannya cukup banyak serta diriwayatkan secara turun-temurun. Sebelum Nabi Daud diangkat menjadi rasul dia selalu memberikan fatwa, dan dia sempat mengalami zaman kenabian Nabi Daud, lalu ia meninggalkan fatwa dan belajar menimba ilmu dari Nabi Daud. Sehubungan dengan hal ini Luqman pernah mengatakan, "Aku tidak pernah merasa cukup apabila aku telah dicukupkan." Pada suatu hari pernah ditanyakan oleh orang kepadanya, "Siapakah manusia yang paling buruk itu?" Luqman menjawab, "Dia adalah orang yang tidak mempedulikan orang lain yang melihatnya sewaktu dia mengerjakan kejahatan." (Yaitu) dan Kami katakan kepadanya, hendaklah (bersyukurlah kamu kepada Allah) atas hikmah yang telah dilimpahkan-Nya kepadamu. (Dan barang siapa yang bersyukur kepada Allah, maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri) karena pahala bersyukurnya itu kembali kepada dirinya sendiri (dan barang siapa yang tidak bersyukur) atas nikmat yang telah dilimpahkan-Nya kepadanya (maka sesungguhnya Allah Maha Kaya) tidak membutuhkan makhluk-Nya (lagi Maha Terpuji) Maha Terpuji di dalam ciptaan-Nya.

Topik

×
Iklan
×
Iklan