ٱلْعَنْكَبُوت : ٤٩

  • بَلۡ bahkan/tetapi
  • هُوَ ia (Al-Qur'an)
  • ءَايَٰتُۢ ayat-ayat
  • بَيِّنَٰتٞ yang nyata
  • فِي di dalam
  • صُدُورِ dada
  • ٱلَّذِينَ orang-orang yang
  • أُوتُواْ (mereka) diberi
  • ٱلۡعِلۡمَۚ ilmu
  • وَمَا dan tidak
  • يَجۡحَدُ mengingkari/membantah
  • بِـَٔايَٰتِنَآ pada ayat-ayat Kami
  • إِلَّا kecuali
  • ٱلظَّـٰلِمُونَ orang-orang yang zalim
Sebenarnya, (Al-Qur`an) itu adalah ayat-ayat yang jelas di dalam dada orang-orang yang berilmu.1 Hanya orang-orang zalim yang mengingkari ayat-ayat Kami.
Catatan kaki
1 *628) Ayat-ayat Al-Qur`an itu terpelihara dalam dada dengan dihapal oleh banyak kaum muslimin turun-temurun dan dipahami oleh mereka, sehingga tidak ada seorang pun yang dapat mengubahnya.
(Sebenarnya Al-Qur'an itu) Al-Qur'an yang kamu datang dengan membawanya (adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu) orang-orang mukmin yang menghafalnya. (Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang lalim) yakni orang-orang Yahudi; mereka mengingkarinya, padahal Al-Qur'an telah jelas bagi mereka.