ٱلْعَنْكَبُوت : ٢٩

  • أَئِنَّكُمۡ apakah sesungguhnya kamu
  • لَتَأۡتُونَ sungguh kamu mendatangi
  • ٱلرِّجَالَ laki-laki
  • وَتَقۡطَعُونَ dan kamu memutus/memotong
  • ٱلسَّبِيلَ jalan
  • وَتَأۡتُونَ dan kamu mendatangkan/mengerjakan
  • فِي dalam
  • نَادِيكُمُ tempat pertemuan
  • ٱلۡمُنكَرَۖ kemungkaran
  • فَمَا maka tidak
  • كَانَ ada
  • جَوَابَ jawaban
  • قَوۡمِهِۦٓ kaumnya
  • إِلَّآ kecuali
  • أَن bahwa
  • قَالُواْ mereka mengatakan
  • ٱئۡتِنَا datangkanlah kepada kami
  • بِعَذَابِ dengan azab
  • ٱللَّهِ Allah
  • إِن jika
  • كُنتَ kamu adalah
  • مِنَ dari/termasuk
  • ٱلصَّـٰدِقِينَ orang-orang yang benar
Apakah pantas kamu mendatangi laki-laki, menyamun1 dan mengerjakan kemungkaran di tempat-tempat pertemuanmu?" Maka jawaban kaumnya tidak lain hanya mengatakan, "Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika engkau termasuk orang-orang yang benar."
Catatan kaki
1 *622) Sebagian mufasir mengartikan taqṭa'ūnas sabīl dengan “melakukan perbuatan keji terhadap orang-orang yang dalam perjalanan”, karena mereka sebagian besar melakukan homoseksual dengan tamu-tamu yang datang ke kampung mereka. Ada lagi yang mengartikan dengan “merusak jalan keturunan” karena mereka berbuat homoseksual.
(Apakah sesungguhnya kalian patut mendatangi laki-laki, menyamun) orang-orang yang lewat di tempat kalian, kemudian kalian melakukan perbuatan keji terhadapnya di tempat kalian, sehingga orang-orang tidak mau lagi lewat di jalan kalian (dan kalian mengerjakan di tempat-tempat pertemuan kalian) yakni tempat kalian berkumpul (perbuatan kemungkaran) yakni sebagian kalian melakukan perbuatan keji dengan sebagian yang lain. (Maka jawaban kaumnya tidak lain hanya mengatakan, "Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika kamu termasuk orang-orang yang benar.") menganggap keji perbuatan ini, dan bahwasanya azab akan menimpa atas para pelakunya.