ٱلنَّمْل : ٤٢

  • فَلَمَّا maka tatkala
  • جَآءَتۡ (Ratu) datang
  • قِيلَ dikatakan
  • أَهَٰكَذَا apakah demikian
  • عَرۡشُكِۖ singgasanamu
  • قَالَتۡ (Ratu) berkata
  • كَأَنَّهُۥ seakan-akan ia
  • هُوَۚ ia (singgasanaku)
  • وَأُوتِينَا dan kami diberi
  • ٱلۡعِلۡمَ ilmu pengetahuan
  • مِن dari
  • قَبۡلِهَا sebelumnya
  • وَكُنَّا dan kami adalah
  • مُسۡلِمِينَ orang-orang yang berserah diri
Maka ketika dia (Balqis) datang, ditanyakanlah (kepadanya), "Serupa inikah singgasanamu?" Dia (Balqis) menjawab, "Seakan-akan itulah dia." (Dan dia Balqis berkata), "Kami telah diberi pengetahuan sebelumnya1 dan kami adalah orang-orang yang berserah diri (kepada Allah)."
Catatan kaki
1 *599) Balqis telah mengetahui kenabian Sulaiman -'alaihissalām- sebelum singgasananya dipindahkan dari negeri Saba` ke Palestina dengan sekejap mata.
(Dan ketika Balqis datang, ditanyakan) kepadanya, ("Serupa inikah singgasanamu?") apakah singgasanamu mirip seperti ini. (Dia menjawab, "Seakan-akan singgasana ini singgasanaku") ternyata dia masih mengetahuinya dan di dalam jawabannya ini Balqis mengungkapkannya dengan memakai kata seakan-akan, sebagaimana apa yang telah mereka perbuat terhadap dirinya. Karena jika ditanyakan, "Inikah singgasanamu?", maka niscaya dia akan menjawab. "Ya". Maka Nabi Sulaiman berkata setelah mengetahui bahwa Balqis mempunyai makrifat dan ilmu ("Dan kami telah diberi pengetahuan sebelumnya dan kami adalah orang-orang yang berserah diri") kepada Allah ﷻ