ٱلْفُرْقَان : ٢٢

  • يَوۡمَ pada hari
  • يَرَوۡنَ mereka melihat
  • ٱلۡمَلَٰٓئِكَةَ malaikat
  • لَا tidak ada
  • بُشۡرَىٰ kabar gembira
  • يَوۡمَئِذٖ pada hari itu
  • لِّلۡمُجۡرِمِينَ bagi orang-orang yang berdosa
  • وَيَقُولُونَ dan mereka berkata
  • حِجۡرٗا larangan/halangan
  • مَّحۡجُورٗا terhalang
(Ingatlah) pada hari (ketika) mereka melihat para malaikat, pada hari itu tidak ada kabar gembira bagi orang-orang yang berdosa dan mereka berkata, "ḥijran maḥjūrā."1
Catatan kaki
1 *574) Ini suatu ungkapan yang biasa diucapkan oleh orang Arab ketika menemui musuh yang tidak dapat dielakkan lagi, atau di timpa suatu bencana yang tidak dapat dihindari. Ungkapan ini berarti, “semoga Allah menghindarkan bahaya ini dari saya.”
(Pada hari mereka melihat Malaikat) di antara makhluk-makhluk Allah yang lainnya, yaitu pada hari kiamat. Lafal Yauma dinashabkan oleh lafal Udzkur, yang keberadaannya diperkirakan sebelumnya; maksudnya, ingatlah pada hari mereka melihat Malaikat (di hari itu tidak ada kabar gembira bagi orang-orang yang berdosa) yakni orang-orang kafir, berbeda keadaannya dengan orang-orang Mukmin, bagi mereka kabar gembira yaitu mendapatkan surga (dan mereka berkata: 'Hijran mahjuuran'") sebagaimana kebiasaan mereka di dunia apabila mereka tertimpa kesengsaraan, artinya: lindungilah kami di tempat perlindungan. Mereka pada hari itu meminta perlindungan kepada Malaikat. Kemudian Allah berfirman,.