ٱلْمُؤْمِنُون : ٧٥

  • وَلَوۡ dan kalau
  • رَحِمۡنَٰهُمۡ Kami belas kasihani mereka
  • وَكَشَفۡنَا dan Kami hilangkan
  • مَا apa yang
  • بِهِم dengan mereka (mereka alami)
  • مِّن dari
  • ضُرّٖ bahaya
  • لَّلَجُّواْ tentu mereka terus menerus
  • فِي dalam
  • طُغۡيَٰنِهِمۡ kedurhakaan mereka
  • يَعۡمَهُونَ mereka bingung/terombang-ambing
Dan sekiranya mereka Kami kasihani, dan Kami lenyapkan malapetaka yang menimpa mereka,1 pasti mereka akan terus menerus terombang-ambing dalam kesesatan mereka.
Catatan kaki
1 *554) Bahaya kelaparan. Kaum musyrikin pernah mengalami kelaparan, karena tidak datangnya bahan makanan dari Yaman ke Mekkah, sedang Mekkah dan sekitarnya dalam keadaan paceklik, hingga sangat melaratlah keadaan pada waktu itu.
(Andaikata mereka Kami belas kasihani, dan Kami lenyapkan kemudaratan yang mereka alami) yakni kelaparan yang menimpa mereka di Mekah selama tujuh tahun itu (benar-benar mereka akan terus-menerus) masih tetap dan berkepanjangan (dalam keterlaluan mereka) dalam kesesatan mereka (mereka bergelimang) terombang-ambing.