Kamu Sudah Mengakses Learn Quran Tafsir Secara Gratis

Jika kamu merasakan manfaatnya, dukung kami dengan tingkatkan ke Pro+

Anda telah mengakses lebih dari 5 ayat hari ini.

Tingkatkan ke Pro+ untuk mengakses ayat tanpa jeda dan tak terbatas setiap harinya.

Tingkatkan ke Pro+

Atau lihat iklan untuk mendapatkan akses tambahan.

Tingkatkan ke Pro+ untuk mengakses ayat tanpa jeda dan tak terbatas setiap harinya. Atau lihat iklan untuk mendapatkan akses tambahan.

Tingkatkan ke Pro+

Ayat

Terjemahan Per Kata
وَإِذَا
dan apabila
طَلَّقۡتُمُ
kamu mentalak
ٱلنِّسَآءَ
isteri-isteri
فَبَلَغۡنَ
maka/lalu dia sampai
أَجَلَهُنَّ
masanya
فَأَمۡسِكُوهُنَّ
maka tahanlah/rujuklah mereka
بِمَعۡرُوفٍ
dengan cara yang baik
أَوۡ
atau
سَرِّحُوهُنَّ
ceraikan mereka
بِمَعۡرُوفٖۚ
dengan cara yang baik
وَلَا
dan jangan
تُمۡسِكُوهُنَّ
kamu tahan mereka
ضِرَارٗا
(untuk memberi) kemudharatan
لِّتَعۡتَدُواْۚ
karena kamu melewati batas/menganiaya
وَمَن
dan barang siapa
يَفۡعَلۡ
ia berbuat
ذَٰلِكَ
demikian
فَقَدۡ
maka sungguh
ظَلَمَ
ia menganiaya
نَفۡسَهُۥۚ
dirinya
وَلَا
dan jangan
تَتَّخِذُوٓاْ
kamu jadikan
ءَايَٰتِ
ayat-ayat
ٱللَّهِ
Allah
هُزُوٗاۚ
permainan
وَٱذۡكُرُواْ
dan ingatlah
نِعۡمَتَ
nikmat
ٱللَّهِ
Allah
عَلَيۡكُمۡ
atas kalian
وَمَآ
dan apa yang
أَنزَلَ
Dia menurunkan
عَلَيۡكُم
atas kalian
مِّنَ
dari
ٱلۡكِتَٰبِ
Al Kitab
وَٱلۡحِكۡمَةِ
dan hikmah
يَعِظُكُم
Dia mengajarkan kamu
بِهِۦۚ
dengannya
وَٱتَّقُواْ
dan bertakwalah
ٱللَّهَ
Allah
وَٱعۡلَمُوٓاْ
dan ketahuilah
أَنَّ
sesungguhnya
ٱللَّهَ
Allah
بِكُلِّ
atas segala
شَيۡءٍ
sesuatu
عَلِيمٞ
Maha Mengetahui
وَإِذَا
dan apabila
طَلَّقۡتُمُ
kamu mentalak
ٱلنِّسَآءَ
isteri-isteri
فَبَلَغۡنَ
maka/lalu dia sampai
أَجَلَهُنَّ
masanya
فَأَمۡسِكُوهُنَّ
maka tahanlah/rujuklah mereka
بِمَعۡرُوفٍ
dengan cara yang baik
أَوۡ
atau
سَرِّحُوهُنَّ
ceraikan mereka
بِمَعۡرُوفٖۚ
dengan cara yang baik
وَلَا
dan jangan
تُمۡسِكُوهُنَّ
kamu tahan mereka
ضِرَارٗا
(untuk memberi) kemudharatan
لِّتَعۡتَدُواْۚ
karena kamu melewati batas/menganiaya
وَمَن
dan barang siapa
يَفۡعَلۡ
ia berbuat
ذَٰلِكَ
demikian
فَقَدۡ
maka sungguh
ظَلَمَ
ia menganiaya
نَفۡسَهُۥۚ
dirinya
وَلَا
dan jangan
تَتَّخِذُوٓاْ
kamu jadikan
ءَايَٰتِ
ayat-ayat
ٱللَّهِ
Allah
هُزُوٗاۚ
permainan
وَٱذۡكُرُواْ
dan ingatlah
نِعۡمَتَ
nikmat
ٱللَّهِ
Allah
عَلَيۡكُمۡ
atas kalian
وَمَآ
dan apa yang
أَنزَلَ
Dia menurunkan
عَلَيۡكُم
atas kalian
مِّنَ
dari
ٱلۡكِتَٰبِ
Al Kitab
وَٱلۡحِكۡمَةِ
dan hikmah
يَعِظُكُم
Dia mengajarkan kamu
بِهِۦۚ
dengannya
وَٱتَّقُواْ
dan bertakwalah
ٱللَّهَ
Allah
وَٱعۡلَمُوٓاْ
dan ketahuilah
أَنَّ
sesungguhnya
ٱللَّهَ
Allah
بِكُلِّ
atas segala
شَيۡءٍ
sesuatu
عَلِيمٞ
Maha Mengetahui

Terjemahan

Dan apabila kamu menceraikan istri-istri (kamu), lalu sampai (akhir) idahnya,1 maka tahanlah mereka dengan cara yang baik, atau ceraikanlah mereka dengan cara yang baik (pula). Dan janganlah kamu tahan mereka dengan maksud jahat untuk menzalimi mereka. Barang siapa melakukan demikian, maka dia telah menzalimi dirinya sendiri. Dan janganlah kamu jadikan ayat-ayat Allah sebagai bahan ejekan. Ingatlah nikmat Allah kepada kamu, dan apa yang telah diturunkan Allah kepada kamu yaitu kitab (Al-Qur`an) dan Hikmah (Sunah), untuk memberi pengajaran kepadamu. Dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
Catatan kaki
1 *84) Idah ialah masa menunggu (tidak boleh menikah) bagi perempuan karena perceraian atau kematian suaminya.

Tafsir

(Apabila kamu menceraikan istri-istri, lalu sampai idahnya), maksudnya dekat pada berakhir idahnya (maka peganglah mereka), artinya rujuklah kepada mereka (secara baik-baik) tanpa menimbulkan kesusahan bagi mereka (atau lepaskanlah secara baik-baik pula), artinya biarkanlah mereka itu sampai habis idah mereka. (Janganlah kamu tahan mereka itu) dengan rujuk (untuk menimbulkan kesusahan) berfungsi sebagai maf`ul liajlih (sehingga menganiaya mereka) sampai mereka terpaksa menebus diri, minta cerai dan menunggu lama. (Barang siapa melakukan demikian, berarti ia menganiaya dirinya) dengan menghadapkannya pada siksaan Allah (dan janganlah kamu jadikan ayat-ayat Allah sebagai permainan), artinya berolok-olok dengan melanggarnya (dan ingatlah nikmat Allah kepadamu), yakni agama Islam (dan apa-apa yang telah diturunkan-Nya padamu berupa Kitab) Al-Qur'an (dan hikmah) artinya hukum-hukum yang terdapat padanya (Allah memberimu pengajaran dengannya) agar kamu bersyukur dengan mengamalkannya (Dan bertakwalah kamu kepada Allah serta ketahuilah bahwa Allah mengetahui segala sesuatunya) hingga tidak satu pun yang tersembunyi bagi-Nya.

Topik

×
Iklan
×
Iklan