Kamu Sudah Mengakses Learn Quran Tafsir Secara Gratis

Jika kamu merasakan manfaatnya, dukung kami dengan tingkatkan ke Pro+

Anda telah mengakses lebih dari 5 ayat hari ini.

Tingkatkan ke Pro+ untuk mengakses ayat tanpa jeda dan tak terbatas setiap harinya.

Tingkatkan ke Pro+

Atau lihat iklan untuk mendapatkan akses tambahan.

Tingkatkan ke Pro+ untuk mengakses ayat tanpa jeda dan tak terbatas setiap harinya. Atau lihat iklan untuk mendapatkan akses tambahan.

Tingkatkan ke Pro+

Ayat

Terjemahan Per Kata
وَمِنَ
dan dari/sebagian
ٱلنَّاسِ
manusia
مَن
orang
يَتَّخِذُ
dia mengambil/menyembah
مِن
dari
دُونِ
selain
ٱللَّهِ
Allah
أَندَادٗا
sekutu-sekutu/tandingan
يُحِبُّونَهُمۡ
mereka mencintainya
كَحُبِّ
sebagaimana mencintai
ٱللَّهِۖ
Allah
وَٱلَّذِينَ
dan orang-orang yang
ءَامَنُوٓاْ
beriman
أَشَدُّ
amat sangat
حُبّٗا
cinta
لِّلَّهِۗ
kepada Allah
وَلَوۡ
dan seandainya
يَرَى
mengetahui/melihat
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
ظَلَمُوٓاْ
(mereka) dzalim
إِذۡ
ketika
يَرَوۡنَ
mereka melihat
ٱلۡعَذَابَ
siksa
أَنَّ
bahwasanya
ٱلۡقُوَّةَ
kekuatan
لِلَّهِ
milik Allah
جَمِيعٗا
semuanya
وَأَنَّ
dan bahwasanya
ٱللَّهَ
Allah
شَدِيدُ
amat berat
ٱلۡعَذَابِ
siksa(Nya)
وَمِنَ
dan dari/sebagian
ٱلنَّاسِ
manusia
مَن
orang
يَتَّخِذُ
dia mengambil/menyembah
مِن
dari
دُونِ
selain
ٱللَّهِ
Allah
أَندَادٗا
sekutu-sekutu/tandingan
يُحِبُّونَهُمۡ
mereka mencintainya
كَحُبِّ
sebagaimana mencintai
ٱللَّهِۖ
Allah
وَٱلَّذِينَ
dan orang-orang yang
ءَامَنُوٓاْ
beriman
أَشَدُّ
amat sangat
حُبّٗا
cinta
لِّلَّهِۗ
kepada Allah
وَلَوۡ
dan seandainya
يَرَى
mengetahui/melihat
ٱلَّذِينَ
orang-orang yang
ظَلَمُوٓاْ
(mereka) dzalim
إِذۡ
ketika
يَرَوۡنَ
mereka melihat
ٱلۡعَذَابَ
siksa
أَنَّ
bahwasanya
ٱلۡقُوَّةَ
kekuatan
لِلَّهِ
milik Allah
جَمِيعٗا
semuanya
وَأَنَّ
dan bahwasanya
ٱللَّهَ
Allah
شَدِيدُ
amat berat
ٱلۡعَذَابِ
siksa(Nya)

Terjemahan

Dan di antara manusia ada orang yang menyembah tuhan selain Allah sebagai tandingan, yang mereka cintai seperti mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat besar cintanya kepada Allah. Sekiranya orang-orang yang berbuat zalim itu1 melihat, ketika mereka melihat azab (pada hari Kiamat), bahwa kekuatan itu semuanya milik Allah dan bahwa Allah sangat berat azab-Nya (niscaya mereka menyesal).
Catatan kaki
1 *57) Orang yang zalim di sini ialah orang yang menyembah selain Allah. Maksudnya, ketika orang yang zalim tersebut melihat sesembahan mereka tidak memberikan manfaat sama sekali pada hari Kiamat, mereka pasti meyakini bahwa seluruh kekuatan hanya milik Allah.

Tafsir

(Dan di antara manusia ada orang-orang yang mengambil selain dari Allah sebagai tandingan) misalnya berhala-berhala. (Mereka mencintainya) dengan penghormatan dan ketundukan (sebagaimana mencintai Allah) maksudnya sebagaimana mereka mencintai-Nya (sedangkan orang-orang beriman lebih kuat cintanya kepada Allah) melebihi kecintaan kepada siapa pun, karena mereka tak hendak berpaling daripada-Nya dalam keadaan bagaimana pun, sementara orang-orang kafir cintanya kepada Allah itu hanyalah dalam keadaan terdesak atau terpaksa. (Dan sekiranya kamu lihat) hai Muhammad (orang-orang yang aniaya) yang mengambil sekutu-sekutu bagi Allah (ketika mereka melihat) atau diperlihatkan kepada mereka, dalam bentuk aktif atau pun pasif (siksa) pastilah kamu akan menyaksikan peristiwa besar. Sedangkan 'idz' di sini berarti 'idzaa' atau 'apabila' (bahwa sesungguhnya) maksudnya karena sesungguhnya (kekuatan itu) kekuasaan dan keunggulan (bagi Allah semuanya) menjadi 'hal', (dan bahwa Allah itu amat berat siksaan-Nya). Menurut suatu qiraat dibaca 'yara' dengan titik dua di bawah, sedang yang menjadi fa`ilnya ialah dhamir atau kata ganti dari pendengar. Ada pula yang mengatakan 'orang-orang yang aniaya' sedangkan 'yaraa' berarti meyakini, sementara 'anna' dan kalimat yang di belakangnya berfungsi sebagai maf`ul awwal dan maf`ul tsani. Mengenai jawaban-jawaban 'lau' dibuang dan artinya diperkirakan sebagai berikut: Sekiranya mereka mengetahui secara pasti di atas dunia ini betapa kerasnya siksa Allah dan ketika bertemu dengan-Nya di akhirat nanti kekuasaan terpegang di tangan-Nya semata, tentulah mereka tidak akan mengambil yang lain sebagai sekutu!.

Topik

×
Iklan
×
Iklan