Ayat

Terjemahan Per Kata
فَكُلِي
maka makanlah
وَٱشۡرَبِي
dan minumlah
وَقَرِّي
dan berdinginlah
عَيۡنٗاۖ
mata
فَإِمَّا
maka adapun/jika
تَرَيِنَّ
kamu melihat
مِنَ
dari
ٱلۡبَشَرِ
manusia
أَحَدٗا
seseorang
فَقُولِيٓ
maka katakanlah
إِنِّي
sesungguhnya aku
نَذَرۡتُ
aku bernadzar
لِلرَّحۡمَٰنِ
kepada yang Maha Pengasih
صَوۡمٗا
berpuasa
فَلَنۡ
maka tidak
أُكَلِّمَ
aku berbicara
ٱلۡيَوۡمَ
hari ini
إِنسِيّٗا
seorang manusia
فَكُلِي
maka makanlah
وَٱشۡرَبِي
dan minumlah
وَقَرِّي
dan berdinginlah
عَيۡنٗاۖ
mata
فَإِمَّا
maka adapun/jika
تَرَيِنَّ
kamu melihat
مِنَ
dari
ٱلۡبَشَرِ
manusia
أَحَدٗا
seseorang
فَقُولِيٓ
maka katakanlah
إِنِّي
sesungguhnya aku
نَذَرۡتُ
aku bernadzar
لِلرَّحۡمَٰنِ
kepada yang Maha Pengasih
صَوۡمٗا
berpuasa
فَلَنۡ
maka tidak
أُكَلِّمَ
aku berbicara
ٱلۡيَوۡمَ
hari ini
إِنسِيّٗا
seorang manusia

Terjemahan

Makan, minum, dan bersukacitalah engkau. Jika engkau melihat seseorang, katakanlah, ‘Sesungguhnya aku telah bernazar puasa (bicara) untuk Tuhan Yang Maha Pengasih. Oleh karena itu, aku tidak akan berbicara dengan siapa pun pada hari ini.’”

Tafsir

(Maka makanlah) dari buah kurma yang masak itu (dan minumlah) dari air sungai kecil itu (serta bersenang hatilah kamu) dengan anakmu itu. Lafal 'Ainan berfungsi sebagai Tamyiz yang dipindahkan dari Fa'ilnya, maksudnya selamat bersenang hati dengan anakmu itu. Atau dengan kata lain, kamu menjadi tenang dengan adanya anakmu itu sehingga kamu tidak memikirkan hal-hal yang lain. (Jika) lafal Immaa ini pada asalnya terdiri dari In Syarthiyah dan Ma Zaidah yang kemudian diidgamkan menjadi satu hingga menjadi Immaa (kamu melihat) dan lafal Tarayinna terbuang huruf Lam Fi'il dan 'Ain Fi'ilnya, kemudian harakat 'Ain Fi'ilnya dipindahkan pada huruf Ra, selanjutnya Ya Dhamir dikasrahkan karena bertemu dua sukun, sehingga jadilah Tarayinna (seorang manusia) kemudian ia menanyakan kepadamu tentang anakmu itu (maka katakanlah, "Sesungguhnya aku bernazar shaum untuk Tuhan Yang Maha Pemurah) dengan menahan diri untuk tidak berbicara, baik mengenai perihal anaknya atau orang-orang lainnya, hal ini terbukti dengan perkataan selanjutnya (maka aku tidak akan berkata dengan seorang manusia pun pada hari ini)" sesudah kejadian ini.

Topik

×
Home Learn Quran Tafsir
×
Home Learn Quran Tafsir