ٱلْكَهْف : ٣٠

  • إِنَّ sesungguhnya
  • ٱلَّذِينَ orang-orang yang
  • ءَامَنُواْ beriman
  • وَعَمِلُواْ dan mengerjakan/beramal
  • ٱلصَّـٰلِحَٰتِ kebajikan/saleh
  • إِنَّا sesungguhnya Kami
  • لَا tidak
  • نُضِيعُ Kami menyia-nyiakan
  • أَجۡرَ pahala
  • مَنۡ orang
  • أَحۡسَنَ lebih baik
  • عَمَلًا amal(nya)
Sungguh, mereka yang beriman dan mengerjakan kebajikan, Kami benar-benar tidak akan menyia-nyiakan pahala orang yang mengerjakan perbuatan yang baik itu.
(Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalnya dengan baik) Jumlah kalimat "Innaa Laa Nudhii'u" berkedudukan menjadi Khabar daripada "Innal Ladziina". Di dalam ungkapan ini terkandung pengertian meletakkan isim Zhahir pada tempat isim Mudhmar; makna yang dimaksud adalah Ajrahum atau pahalanya. Atau dengan kata lain, Kami akan memberi pahala kepada mereka sesuai dengan amal baik mereka.