ٱلنَّحْل : ٢٧

  • ثُمَّ kemudian
  • يَوۡمَ hari
  • ٱلۡقِيَٰمَةِ kiamat
  • يُخۡزِيهِمۡ Dia menghinakan mereka
  • وَيَقُولُ dan Dia berfirman
  • أَيۡنَ dimana
  • شُرَكَآءِيَ sekutu-sekutuKu
  • ٱلَّذِينَ orang-orang yang
  • كُنتُمۡ kalian adalah
  • تُشَٰٓقُّونَ kamu memusuhi/menantang
  • فِيهِمۡۚ pada mereka
  • قَالَ berkata
  • ٱلَّذِينَ orang-orang yang
  • أُوتُواْ (mereka) diberi
  • ٱلۡعِلۡمَ ilmu
  • إِنَّ sesungguhnya
  • ٱلۡخِزۡيَ kehinaan
  • ٱلۡيَوۡمَ hari ini
  • وَٱلسُّوٓءَ dan kejelekan/azab
  • عَلَى atas
  • ٱلۡكَٰفِرِينَ orang-orang yang kafir
Kemudian Allah menghinakan mereka pada hari Kiamat, dan berfirman, "Di manakah sekutu-sekutu-Ku itu yang (karena membelanya) kamu selalu memusuhi mereka (nabi-nabi dan orang yang beriman)?" Orang-orang yang diberi ilmu berkata,1 "Sesungguhnya kehinaan dan azab hari ini ditimpakan kepada orang yang kafir,"
Catatan kaki
1 *450) Para malaikat, nabi-nabi dan orang mukmin.
(Kemudian Allah menghinakan mereka di hari kiamat) membuat mereka hina (dan berfirman)-lah Allah kepada mereka melalui lisan malaikat-Nya dengan nada mengejek ("Di manakah sekutu-sekutu-Ku itu?) yang menurut dugaan kalian itu (yang karena membelanya kalian selalu memusuhi) menentang kaum mukminin (tentang perihal mereka.") mengenai perkara mereka. (Berkatalah) artinya nanti akan berkata/menjawab (orang-orang yang diberi ilmu) yaitu para nabi dan orang-orang mukmin ("Sesungguhnya kehinaan dan azab hari ini ditimpakan atas orang-orang yang kafir.") para nabi dan orang-orang mukmin mengatakan demikian sebagai ejekan yang ditujukan kepada orang-orang kafir.