ٱلنَّحْل : ١٠٥

  • إِنَّمَا sesungguhnya hanyalah
  • يَفۡتَرِي mengada-adakan
  • ٱلۡكَذِبَ kedustaan
  • ٱلَّذِينَ orang-orang yang
  • لَا tidak
  • يُؤۡمِنُونَ mereka beriman
  • بِـَٔايَٰتِ kepada ayat-ayat
  • ٱللَّهِۖ Allah
  • وَأُوْلَٰٓئِكَ dan mereka itu
  • هُمُ mereka
  • ٱلۡكَٰذِبُونَ orang-orang pendusta
Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan hanyalah orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah, dan mereka itulah pembohong.
(Sesungguhnya yang mengada-adakan kebohongan, hanyalah orang-orang yang tidak beriman kepada ayat-ayat Allah) yakni Al-Qur'an; melalui tuduhan mereka yang mengatakan, bahwa Al-Qur'an adalah perkataan manusia (dan mereka itulah orang-orang pendusta) pengertian taukid di sini disimpulkan dari pengulangan dhamir. Ayat ini merupakan sanggahan terhadap perkataan mereka sebagaimana yang disitir oleh firman-Nya yang lain, yaitu, "Sesungguhnya kamu adalah orang yang mengada-ada saja." (Q.S. An-Nahl 101).