ٱلنَّحْل : ١٠٣

  • وَلَقَدۡ dan sesungguhnya
  • نَعۡلَمُ Kami mengetahui
  • أَنَّهُمۡ bahwasanya mereka
  • يَقُولُونَ (mereka) mengatakan
  • إِنَّمَا sesungguhnya hanyalah
  • يُعَلِّمُهُۥ mengejar dia (Muhammad)
  • بَشَرٞۗ seorang manusia
  • لِّسَانُ lisan/bahasa
  • ٱلَّذِي yang
  • يُلۡحِدُونَ mereka tuduhkan
  • إِلَيۡهِ kepadanya
  • أَعۡجَمِيّٞ bahasa ajam
  • وَهَٰذَا dan/sedang ini (Al Quran)
  • لِسَانٌ lisan/bahasa
  • عَرَبِيّٞ Arab
  • مُّبِينٌ yang nyata
Dan sesungguhnya Kami mengetahui bahwa mereka berkata, "Sesungguhnya Al-Qur`an itu hanya diajarkan oleh seorang manusia kepadanya (Muhammad)." Bahasa orang yang mereka tuduhkan (bahwa Muhammad belajar) kepadanya adalah bahasa 'Ajam,1 padahal ini (Al-Qur`an) adalah dalam bahasa Arab yang jelas.
Catatan kaki
1 *464) Bahasa 'Ajam ialah bahasa selain Arab dan dapat juga berarti bahasa Arab yang tidak baik, karena orang yang dituduh mengajar Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- itu bukan orang Arab dan hanya tahu sedikit bahasa Arab.
(Dan sesungguhnya) lafal qad di sini menunjukkan makna tahqiq (Kami mengetahui bahwa mereka berkata, "Sesungguhnya ia itu diajarkan kepadanya) yakni Al-Qur'an itu (oleh seorang manusia.") dimaksud adalah seorang pendeta Nasrani yang Nabi ﷺ pernah berkunjung kepadanya; lalu Allah ﷻ menyanggah melalui firman-Nya: (Padahal bahasa) atau logat (yang mereka tuduhkan) mereka sangkakan (kepada Muhammad) bahwa ia belajar daripadanya (adalah bahasa ajam sedangkan ini) yakni Al-Qur'an ini (adalah dalam bahasa Arab yang terang) memiliki kejelasan dan kefasihan, maka mengapa bahasa ini diajarkan oleh orang asing?.