هُود : ٧٧

  • وَلَمَّا dan tatkala
  • جَآءَتۡ datang
  • رُسُلُنَا utusan-utusan Kami
  • لُوطٗا Luth
  • سِيٓءَ dia merasa susah
  • بِهِمۡ dengan mereka
  • وَضَاقَ dan dia merasa sempit
  • بِهِمۡ dengan mereka
  • ذَرۡعٗا dada
  • وَقَالَ dan dia berkata
  • هَٰذَا ini
  • يَوۡمٌ hari
  • عَصِيبٞ amat sulit
Dan ketika para utusan Kami (para malaikat) itu datang kepada Luṭ, dia merasa curiga dan dadanya merasa sempit karena (kedatangan)nya. Dia (Luṭ) berkata, "Ini hari yang sangat sulit."1
Catatan kaki
1 *405) Nabi Luṭ -'alaihissalām- merasa gelisah akan kedatangan para utusan Allah itu karena mereka berupa pemuda yang rupawan sedangkan kaum Luṭ sangat menyukai pemuda-pemuda yang rupawan untuk melakukan homoseksual. Dia merasa tidak sanggup melindungi mereka bilamana ada gangguan dari kaumnya.
(Dan tatkala datang utusan-utusan Kami itu kepada Luth, dia merasa susah) merasa repot dengan kedatangan mereka itu (dan merasa sempit dadanya karena kedatangan mereka) mereka datang dalam rupa yang tampan menyamar sebagai tamu-tamu. Hal inilah yang membuat Nabi Luth merasa takut terhadap kaumnya yang tentunya akan berlaku tidak senonoh terhadap tamu-tamunya ini (dan dia berkata, "Ini adalah hari yang amat berat.") hari yang sangat keras.