Ayat

Terjemahan Per Kata
قُلۡ
katakanlah
هَلۡ
apakah
مِن
dari
شُرَكَآئِكُم
sekutu-sekutu kamu
مَّن
orang
يَهۡدِيٓ
memberi petunjuk
إِلَى
kepada
ٱلۡحَقِّۚ
hak/kebenaran
قُلِ
katakanlah
ٱللَّهُ
Allah
يَهۡدِي
memberi petunjuk
لِلۡحَقِّۗ
kepada hak/kebenaran
أَفَمَن
apakah orang
يَهۡدِيٓ
memberi petunjuk
إِلَى
kepada
ٱلۡحَقِّ
kebenaran
أَحَقُّ
lebih berhak
أَن
bahwa
يُتَّبَعَ
diikuti
أَمَّن
ataukah orang
لَّا
tidak
يَهِدِّيٓ
ia memberi petunjuk
إِلَّآ
kecuali
أَن
agar
يُهۡدَىٰۖ
diberi petunjuk
فَمَا
maka mengapa
لَكُمۡ
bagi kalian
كَيۡفَ
bagaimana
تَحۡكُمُونَ
kamu mengambil keputusan
قُلۡ
katakanlah
هَلۡ
apakah
مِن
dari
شُرَكَآئِكُم
sekutu-sekutu kamu
مَّن
orang
يَهۡدِيٓ
memberi petunjuk
إِلَى
kepada
ٱلۡحَقِّۚ
hak/kebenaran
قُلِ
katakanlah
ٱللَّهُ
Allah
يَهۡدِي
memberi petunjuk
لِلۡحَقِّۗ
kepada hak/kebenaran
أَفَمَن
apakah orang
يَهۡدِيٓ
memberi petunjuk
إِلَى
kepada
ٱلۡحَقِّ
kebenaran
أَحَقُّ
lebih berhak
أَن
bahwa
يُتَّبَعَ
diikuti
أَمَّن
ataukah orang
لَّا
tidak
يَهِدِّيٓ
ia memberi petunjuk
إِلَّآ
kecuali
أَن
agar
يُهۡدَىٰۖ
diberi petunjuk
فَمَا
maka mengapa
لَكُمۡ
bagi kalian
كَيۡفَ
bagaimana
تَحۡكُمُونَ
kamu mengambil keputusan

Terjemahan

Katakanlah (Nabi Muhammad), “Apakah di antara sekutu-sekutu kamu ada yang membimbing pada kebenaran?” Katakanlah, “Allah membimbing pada kebenaran.” Maka, apakah yang membimbing pada kebenaran lebih berhak diikuti ataukah yang tidak mampu membimbing bahkan perlu dibimbing? Maka, mengapa kamu (berbuat demikian)? Bagaimanakah kamu memberi keputusan?

Tafsir

(Katakanlah, "Apakah di antara sekutu-sekutu kalian ada yang dapat menunjuki kepada kebenaran?") dengan menegakkan hujah-hujah dan memberikan petunjuk (Katakanlah, "Allahlah yang menunjuki kepada kebenaran." Maka apakah Zat yang menunjuki kepada kebenaran itu) yang dimaksud adalah Allah (lebih berhak diikuti ataukah orang yang tidak dapat memberi petunjuk) lafal yahiddiy asalnya yahtadii; artinya mendapat petunjuk (kecuali bila diberi petunjuk?) lebih berhak untuk diikuti? Kata tanya di sini mengandung makna mengukuhkan dan sekaligus sebagai celaan, makna yang dimaksud ialah bahwa yang pertamalah yang lebih berhak untuk diikuti (Mengapa kalian berbuat demikian? Bagaimanakah kalian mengambil keputusan) dengan keputusan yang rusak ini, yaitu mengikuti orang-orang yang tidak berhak untuk diikuti.

Topik

×
Home Learn Quran Tafsir
×
Home Learn Quran Tafsir