Ash-Shu'ara': 29

Ayat

Terjemahan Per Kata
قَالَ
(Fir'aun) berkata
لَئِنِ
sungguh jika
ٱتَّخَذۡتَ
kamu menjadikan
إِلَٰهًا
Tuhan
غَيۡرِي
selain aku
لَأَجۡعَلَنَّكَ
pasti aku akan menjadikan kamu
مِنَ
dari
ٱلۡمَسۡجُونِينَ
orang-orang yang terpenjara

Terjemahan

Dia (Fir‘aun) berkata, “Sungguh, jika engkau menyembah Tuhan selainku, niscaya aku benar-benar akan menjadikanmu termasuk orang-orang yang dipenjarakan.”

Tafsir

Tafsir Surat Ash-Shu'ara': 29-37 Firaun berkata, "Sungguh jika kamu menyembah Tuhan selain aku, pasti aku akan masukkan kamu ke dalam penjara.” Musa berkata, "(Dan apakah kamu akan tetap melakukannya) kendatipun aku tunjukkan kepadamu sesuatu (keterangan) yang nyata?” Firaun berkata, "Datangkanlah sesuatu (keterangan) yang nyata itu, jika memang kamu benar.” Maka Musa melemparkan tongkatnya, lalu tiba-tiba tongkat itu (berubah) menjadi ular yang nyata. Dan ia menarik tangannya (dari dalam bajunya), maka tiba-tiba tangan itu jadi putih (bersinar) bagi orang-orang yang melihatnya. Firaun berkata kepada pembesar-pembesar yang berada di sekelilingnya, "Sesungguhnya Musa ini benar-benar seorang ahli sihir yang pandai, ia bermaksud hendak mengusir kalian dari negeri kalian sendiri dengan sihirnya; maka karena itu apakah yang kalian anjurkan?” Mereka menjawab, "Tundalah (urusan) dia dan saudaranya dan kirimkanlah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (ahli sihir), niscaya mereka akan mendatangkan semua ahli sihir yang pandai kepadamu.” Ayat 29 Setelah hujah ditegakkan terhadap Fir'aun dengan keterangan yang jelas dan rasional, Fir'aun memakai sarana lain untuk mengalahkan Musa, yaitu dengan kekuasaan dan kekuatannya. Fir'aun merasa yakin bahwa dia tidak dapat melanjutkan perdebatannya dan kalah dari Musa, maka tiada cara lain kecuali hanya dengan menggunakan kekuasaannya. Untuk itu ia berkata, seperti yang disebutkan oleh firman-Nya: “Sungguh jika kamu menyembah Tuhan selain aku, maka pasti aku akan masukkan kamu ke dalam penjara.” (Asy-Syu'ara': 29). Maka Musa menjawab: Ayat 30 “(Dan apakah kamu akan tetap melakukannya) kendatipun aku tunjukkan kepadamu sesuatu (keterangan) yang nyata?” (Asy-Syu'ara': 30) Yakni bukti yang pasti lagi jelas. Firaun berkata, "Datangkanlah sesuatu (keterangan) yang nyata itu, jika memang kamu benar.” Ayat 31-32 “Maka Musa melemparkan tongkatnya lalu tiba-tiba tongkat itu (berubah) menjadi ular yang nyata.” (Asy-Syu'ara': 31-32) Yaitu jelas dan terang, kelihatan nyata sangat besar mempunyai kaki-kaki dan mulut yang besar serta bentuknya yang sangat mengerikan. Ayat 33 “Dan ia menarik tangannya (dari dalam bajunya), maka tiba-tiba tangan itu jadi putih (bersinar) bagi orang-orang yang melihatnya.” (Asy-Syu'ara': 33) Maksudnya, berkilauan seperti sinar rembulan. Maka dengan serta merta karena terdorong oleh sikap angkuhnya, Firaun mendustakan dan mengingkari hal tersebut, lalu ia berkata kepada orang-orang yang ada di sekelilingnya: Ayat 34 “Sesungguhnya Musa itu benar-benar seorang ahli sihir yang pandai.” (Asy-Syu'ara': 34), hingga akhir ayat. Yakni seorang yang pakar dan mahir dalam ilmu sihir. Fir'aun melancarkan hasutannya kepada mereka, bahwa apa yang dikemukakan oleh Musa itu termasuk ilmu sihir, bukan mukjizat. Kemudian dia menghasut mereka dan menggerakkan mereka untuk menentang Musa dan mengingkarinya. Untuk itu ia berkata: Ayat 35 “Ia bermaksud hendak mengusir kalian dari negeri kalian sendiri dengan sihirnya.” (Asy-Syu'ara': 35), hingga akhir ayat. Yaitu bermaksud memperoleh simpati orang-orang melalui pertunjukkannya itu agar mereka mengikutinya, sehingga para pendukung dan para pembantunya bertambah banyak, dan akhirnya dia akan mengalahkan negeri kalian ini, lalu merebutnya dari tangan kalian. Maka berilah aku saran apa yang harus kulakukan terhadapnya? Ayat 36-37 “Mereka menjawab, ‘Tundalah (urusan) dia dan saudaranya dan kirimkanlah ke seluruh negeri orang-orang yang akan mengumpulkan (ahli sihir), niscaya mereka akan mendatangkan semua ahli sihir yang pandai kepadamu’.” (Asy-Syu'ara': 36-37) Maksudnya, tangguhkanlah urusan dia dan saudaranya itu sebelum kamu menghimpunkan semua pakar tukang sihir dari seluruh kota-kota besar negerimu untuk menghadapinya. Mereka akan mendatangkan hal yang serupa dengan apa yang didatangkannya, dan akhirnya kamulah yang menang dan mendapat dukungan. Maka Fir'aun menyetujui saran dan usul mereka itu. Padahal hal ini merupakan makar dari Allah terhadap mereka untuk menundukkan mereka dalam pertandingan tersebut. Karena semua orang akan berkumpul di suatu lapangan untuk menyaksikannya; dan kelak mukjizat-mukjizat Allah, hujah-hujah, serta bukti-bukti-Nya akan menang di hadapan mata semua manusia di siang hari bolong.

Ash-Shu'ara': 29

×
×
Bantu Learn Quran Tafsir
untuk
Terus Hidup Memberi Manfaat