ٱلْبَقَرَة : ٩٠

  • بِئۡسَمَا alangkah buruknya
  • ٱشۡتَرَوۡاْ mereka menjual
  • بِهِۦٓ dengannya
  • أَنفُسَهُمۡ diri mereka
  • أَن bahwa
  • يَكۡفُرُواْ mereka kafir
  • بِمَآ dengan apa
  • أَنزَلَ menurunkan
  • ٱللَّهُ Allah
  • بَغۡيًا dengki
  • أَن bahwa
  • يُنَزِّلَ menurunkan
  • ٱللَّهُ Allah
  • مِن dari
  • فَضۡلِهِۦ karuniaNya
  • عَلَىٰ atas
  • مَن orang/siapa
  • يَشَآءُ Dia kehendaki
  • مِنۡ dari
  • عِبَادِهِۦۖ hamba-hambaNya
  • فَبَآءُو maka mereka kembali
  • بِغَضَبٍ dengan kemurkaan
  • عَلَىٰ atas
  • غَضَبٖۚ kemurkaan
  • وَلِلۡكَٰفِرِينَ dan bagi orang-orang kafir
  • عَذَابٞ siksaan
  • مُّهِينٞ yang menghinakan
Sangatlah buruk (perbuatan) mereka menjual dirinya, dengan mengingkari apa yang diturunkan Allah karena dengki, bahwa Allah menurunkan karunia-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya.1 Karena itulah mereka menanggung kemurkaan demi kemurkaan. Dan kepada orang-orang kafir (ditimpakan) azab yang menghinakan.
Catatan kaki
1 Wahyu (kenabian) kepada Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. 41) Murka pertama karena membangkang kepada Nabi Musa -'alaihissalām- dan murka kedua karena mengingkari Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-.
(Alangkah buruknya perbuatan mereka menjual) (diri mereka sendiri) maksudnya bagian pahala mereka. 'Ma' pada kata-kata 'bi'samaa' adalah kata 'nakirah' atau 'tidak tentu' (indefinit) dan berarti 'sesuatu', merupakan 'tamyiz' bagi pelaku kata kerja 'bi'sa' yang dikhususkan untuk celaan. (bahwa mereka kafir) artinya dengan kekafiran mereka (terhadap apa yang diturunkan Allah) berupa Al-Qur'an (disebabkan kedengkian) berfungsi sebagai 'maf`ul liajlih' menunjukkan motif bagi kekafiran mereka itu. (bahwa Allah menurunkan) ada yang membaca 'yunzila' dan ada pula 'yunazzila' (karunia-Nya) maksudnya wahyu (kepada siapa yang dikehendaki-Nya) untuk menjadi rasul (di antara hamba-hamba-Nya. Karena itu mereka kembali) (dengan kemurkaan) dari Allah disebabkan kekafiran mereka terhadap wahyu yang diturunkan itu. Celaan ini menyatakan betapa besarnya kesalahan yang mereka perbuat (di atas kemurkaan) artinya yang bertimpa-timpa yakni setelah kemurkaan yang selayaknya mereka terima sebelum itu, dengan menyia-nyiakan kitab Taurat serta menolak Nabi Isa. (Dan bagi orang-orang kafir disediakan siksaan yang menghinakan).